Nasional
Sepekan Dua Kejadian Pilu Menimpa TNI, Aktivis Buruh Usulkan Anies Jadi Menhan
Kabarpolitik.com — Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam satu pekan mengalami kejadian pilu. Pertama, kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam bersama dengan 53 prajurit TNI di dasar laut Bali pada 21 April 2021.
Kemudian, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua, Brigadir Jenderal TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya, gugur tertembak saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Kampung Daungbet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada Minggu, 25 April 2021.
Dua kejadian ini menjadi pukulan keras bagi Pemerintahan Joko Widodo. Aktivis Buruh, Iyut VB, mengatakan, dukungan untuk Presiden Jokowi agar mencopot Prabowo Subiantro dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan RI (Menhan).
Tak tanggung-tanggung, Iyut mengusulkan agar Jokowi mengambil Anies Baswedan sebagai Menteri Pertahanan gantikan Prabowo.
“Kapal selam tenggelam+seorang jendral tewas dibunuh teroris, 2 tragedi pertahanan terjadi hanya dalam waktu 1 minggu, belum pernah terjadi pasca reformasi. Jelas ini aib memalukan. Gw dukung Jokowi untuk pecat Prabowo dan tunjuk Anies Baswedan sebagai Menhan yang baru,” tulis Iyut VB dikutip akun Twitter-nya, Selasa (27/4/2021).
Iyut bilang, Indonesia adalah negara maritim tidak cukup hanya dijaga oleh 10 kapal selam.
“Perairan NKRI gak cukup dicover 10 kapal selam. Butuh minimal 1 kapal induk+50 KRI+100 kapal selam + butuh 50-100 tahun karna level korupsi NKRI dah stadium 10,” katanya.rn(Fajar)rn


