Politik
Setyoko Tegur Gubernur Pramono, Janji Perbaikan SDN 01 Pulau Harapan Belum Terpenuhi
Published
11 bulan agoon
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Setyoko, menyampaikan keluhannya kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam rapat paripurna pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026.
Dalam interupsi yang disampaikan di hadapan Gubernur Pramono, Setyoko menyoroti belum terealisasinya janji perbaikan bangunan SDN 01 Pulau Harapan, Kepulauan Seribu.
“Kami menanti di anggaran perubahan 2025, tapi tidak masuk. Kemudian di tahun 2026, anggaran pembangunan sekolah rusak di Pulau Seribu pun tidak masuk. Jejak rekam ini membuktikan, tolong jangan hanya kasih kami janji,” kata Setyoko di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/11).
Setyoko mengingatkan bahwa Pramono pernah berjanji pada pertengahan 2025 untuk memperbaiki SDN 01 Pulau Harapan. Namun, janji tersebut belum juga diwujudkan, baik dalam APBD Perubahan 2025 maupun dalam rancangan APBD 2026.
“Saya hanya mengingatkan kepada Pak Gubernur, pada sekitar Mei—Juni 2025, Bapak berjanji akan memperbaiki sekolah rusak SDN 01 di Pulau Harapan,” tegasnya.
Menurut Setyoko, lambatnya penanganan fasilitas pendidikan di Kepulauan Seribu menunjukkan masih minimnya perhatian Pemprov DKI terhadap wilayah kepulauan yang menjadi bagian administratif Jakarta itu. Ia menekankan bahwa kondisi SDN 01 Pulau Harapan sudah lama rusak dan perlu segera diperbaiki agar proses belajar-mengajar tidak terganggu. Masyarakat, kata dia, telah menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji.
“Kami juga khawatir staf-staf Bapak memberikan janji yang sama kepada kami, dan menjanjikan hal serupa kepada Pak Gubernur,” ucap Setyoko.
Sebagai informasi, DPRD dan Pemprov DKI telah mengesahkan Rancangan APBD 2026 sebesar Rp81,3 triliun. Angka tersebut turun dari perencanaan awal sekitar Rp95 triliun akibat pemangkasan dana bagi hasil sebesar Rp15 triliun.
Dalam rapat Badan Anggaran DPRD DKI bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beberapa waktu lalu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Atika Nur Rahmania, menyebut sejumlah proyek infrastruktur fisik berpotensi tertunda dalam APBD 2026. Beberapa di antaranya adalah pembangunan gedung pemerintah daerah di sejumlah lokasi, pengurangan jumlah puskesmas yang direhabilitasi dari 12 menjadi 5 lokasi, pengurangan jumlah sekolah yang direhab dari 22 menjadi 5 lokasi plus 1 sekolah cagar budaya, hingga peningkatan breakwater Pelabuhan Muara Angke.
“Itu pilihan penundaan yang didasarkan pada audit Inspektorat terhadap realisasi kegiatan 2024–2025, yang kini menjadi salah satu dasar pertimbangan dalam RAPBD 2026,” jelas Atika.
You may like
Menhan Sjafrie Hadiri Penutupan Latsarmil Komcad ASN Gelombang II 2026
Gerindra Pati Kompak Bergerak, Bolone Danang dan Sobat Yeti Turun Bersihkan Sungai Bulumanis Lor
Martin Tumbelaka Dorong Pengawasan Internal APH Diperkuat, Pelanggaran Jangan Tunggu Viral
Jaga Rasa Keadilan, Dasco Setujui Komisi XIII DPR Cek Langsung Lapas Cibinong
Salah Sita Bisa Picu Kerugian, Martin Minta Perlindungan Warga Diperkuat
Bob Hasan: Satu Data Indonesia Harus Terintegrasi, tapi Jangan Buka Celah Data Jebol
Titiek Soeharto Dorong Sapi Lokal Jadi Kekuatan Utama Swasembada Susu
Temuan Ombudsman dan Imipas Berbeda, Sugiat Santoso Minta Lapas Cibinong Diusut
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

