Connect with us

Politik

Subardi Usulkan BSN Bangun Kantor Perwakilan di Yogyakarta

SLEMAN (8 Juli): Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Subardi, mengusulkan agar Badan Standardisasi Nasional (BSN) membangun Kantor Layanan Teknis (KLT) di Yogyakarta. Usulan tersebut disampaikan Subardi kepada perwakilan BSN Dr Wahyu Purbowasito saat Sosialisasi Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian UMKM di Yogyakarta.

Dengan adanya kantor perwakilan BSN, layanan standardisasi dan penilaian kesesuaian produk UMKM akan lebih mudah. Produk-produk UMKM akan memiliki daya saing dengan label Standar Nasional Indonesia (SNI)

Jogya itu pusatnya UMKM. Ada makanan, kerajinan tangan, fesyen, batik, produk olahan. Macam-macam semuanya ada. Saya berharap BSN punya kantor perwakilan atau KLT di sini untuk memudahkan layanan SNI,” ungkap Subardi di Gedung Bagong, Godean, Sleman, DIY, Minggu (7/7).

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DIY, jumlah UMKM di DIY sekitar 340 ribu. Data itu mengacu kepada UMKM yang terdaftar di aplikasi Sibakul Jogja.

Dari jumlah tersebut, Subardi berharap Jogya menjadi daerah prioritas pembangunan KLT seperti Jawa Timur dan Jawa Barat yang sudah lebih awal berdiri. Adanya kantor perwakilan tersebut akan mempercepat UMKM memiliki SNI. Menurut Subardi, banyak UMKM pemula maupun pemain lama di Yogyakarta yang belum memiliki SNI.

Kalau sudah SNI, konsumen semakin yakin. SNI akan menambah nilai bisnis dari produk itu, sehingga UMKM di Jogya bisa cepat berkembang, siap bersaing di ritel modern berskala nasional, dan pasar ekspor,” tambahnya.

Dalam acara itu, para pelaku UMKM juga didorong untuk beradaptasi dengan e-commerce sehingga bisa mengelola bisnis secara efisien, termasuk urusan manajemen stok, pembayaran, dan pengiriman.

Saat ini potensi berkembangnya Yogyakarta akan lebih cepat, seiring progres pembangunan jalan tol Joglo Semar (Jogya-Solo-Semarang). Jalan tol akan mempercepat koneksitas pembangunan, termasuk bisnis jasa pengiriman produk UMKM. Daerah-daerah yang sektor UMKM-nya kurang berkembang, akan cepat tumbuh seiring meningkatnya arus mobilitas dan koneksitas.

Saya di Komisi VI juga mengawal pembangunan Tol Jogya. Ini sangat potensial untuk mendorong UMKM berkembang. Produk UMKM yang mungkin terkendala pengiriman, akan lebih lancar. Apalagi kalau punya SNI. Ini potensinya luar biasa,” jelas Subardi di hadapan 140 pelaku UMKM.

(NK/*)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *