Politik
Titiek Soeharto: Swasembada Bawang Putih Terkendala Benih Unggul
Published
6 bulan agoon
Komisi IV DPR RI menyoroti tingginya ketergantungan impor bawang putih yang masih mencapai sekitar 95 persen, serta menilai target swasembada belum didukung kesiapan sektor hulu, khususnya dalam penyediaan benih unggul dan penguatan riset pertanian.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, menegaskan bahwa komoditas bawang putih tidak bisa terus bergantung pada impor karena merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Namun, menurutnya, upaya swasembada saat ini belum menyentuh akar persoalan utama, yakni ketersediaan benih unggul.
“Kalau kita ingin swasembada bawang putih, tidak bisa terus-terusan impor. Kuncinya ada di benih. Tanah kita tidak bermasalah, tapi benih unggulnya belum tersedia,” ujar Titiek saat kunjungan kerja spesifik Komisi IV ke Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP) di Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026).
Srikandi Gerindra itu menjelaskan, potensi produktivitas bawang putih sebenarnya cukup tinggi. Dalam kondisi optimal, satu hektare lahan dapat menghasilkan hingga 20 ton. Namun di lapangan, produksi petani saat ini rata-rata masih berkisar 7 hingga 10 ton per hektare akibat keterbatasan kualitas benih.
“Artinya kita kehilangan potensi hampir dua kali lipat. Ini bukan soal lahan, tapi kualitas benih dan dukungan risetnya,” tegasnya.
Berdasarkan paparan mitra BRMP Sayuran, kapasitas produksi benih bawang putih nasional masih jauh dari kebutuhan. Pada 2025, produksi benih yang dihasilkan baru sekitar 11 ton untuk mendukung rencana tanam 2026.
Produksi tersebut tersebar di sejumlah wilayah seperti Lembang, Temanggung, Tegal, hingga Berastagi, namun skalanya masih terbatas. Sementara itu, kebutuhan nasional jauh lebih besar sehingga ketergantungan terhadap impor masih belum dapat ditekan.
BRMP sendiri memiliki lahan terbatas yang tersebar di Margahayu (±39 hektare), Berastagi (±25 hektare), dan Serpong (±3 hektare). Namun, tidak seluruh lahan tersebut dapat dimaksimalkan untuk produksi benih karena sebagian digunakan untuk fasilitas penelitian dan pengelolaan sumber daya genetik.
Data BRMP menunjukkan total pagu anggaran tahun 2026 mencapai sekitar Rp43,5 miliar, dengan realisasi hingga Maret baru sekitar 22,7 persen. Hal ini mencerminkan masih terbatasnya dukungan terhadap penguatan riset dan pengembangan benih unggul secara masif.
Komisi IV DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan sektor hulu pertanian melalui peningkatan anggaran, penyediaan benih unggul, serta perbaikan kebijakan guna mewujudkan swasembada bawang putih secara berkelanjutan.
You may like
Dugaan ‘Fasilitas Mewah’ di Lapas Cibinong, Prana Putra Sohe Desak Investigasi Independen dan Transparan
Delegasi Indonesia Walk Out saat Netanyahu Berpidato di PBB, Syamsu Rizal: Bentuk Protes dan Kecaman terhadap Israel
Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 336/Merak Sakti di Pangandaran, Batalyon Pertama di Ujung Timur Kodam III/Siliwangi
Lanjutkan Kunker ke Majalengka, Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 338/Talaga Manggung: Dorong Penguatan Sishankamrata dan Ekonomi Daerah
Seminar Kesehatan XTR 2026 Perkuat Peran Pemuda dan Wanita dalam Membangun Ketahanan Masyarakat
Wapres Perintahkan Langsung Dokter Pribadinya, Tangani Warga yang Sakit di Posko Pengungsian Solok
DPC Gerindra Pessel Bergerak Bantu Korban Galodo di Kabupaten Solok
Abdul Wachid Tampung Aspirasi Pesantren DIY, Soroti Kesejahteraan Guru hingga Digitalisasi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

