Connect with us

Nasional

Webinar PDPAB-MUI: Perkuat Peran Pesantren untuk Perbaikan Akhlak Bangsa

Published

on

JAKARTA— Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa-Majelis Ulama Indonesia (PDPAB- MUI) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Kajian Rabiul Awwal 1444 H dalam rangka menyambut Hari Santri 2022 pada Ahad (2/10/2022) malam secara daring.

Kegiatan yang membahas permasalahan akhlak bangsa dan peran pondok pesantren sebagai solusinya ini menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI Prof Waryono Abdul Ghofur, Ketua Lembaga Nusantara Islamic School Bekasi Timur Dr KH Muhammad Suaidi, dan pengurus PDPAB-MUI Hj Ramlah Umar. Tampil sebagai pembicara kunci adalah Ketua MUI Bidang Ukhuwan dan Dakwah, KH M Cholil Nafis.
Dalam sambutannya, Kiai Cholil menggaribawahi pesantren berperan penting dalam menjaga akhlak bangsa.

“Pesantren memegang peran strategis dalam menjaga akhlak bangsa, pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan tapi juga menjalankan peran dakwah dan pemberdayaan umat,” tuturnya.

Sementara itu, dalam paparan, Prof Waryono Abdul Ghofur, menitikberatkan peran pemerintah dalam mendukung pesantren agar dapat terus berperan dalam pembangunan manusia Indonesia.

“Pesantren ada di tengah-tengah masyarakat dan menjadi bagian masyarakat, tentunya memegang peran dalam pembangunan manusia Indonesia,” tutur Waryono.

Advertisement

Menurut, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI ini, pesantren adalah subjek pengungkit strategis karena pesantren memberikan akses pendidikan berkualitas untuk semua, akselerator pembangunan, dan tempat kiblat Islam moderat dunia.

Sementara itu, Muhammad Suaidi, mengupas tujuan dari pesantren mulai dari memberikan pendidikan agar santri menjadi orang yang bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, sehat lahir dan batin.

Gus Suaidi, begitu akrab disapa, juga menambahkan bahwa pesantren juga mengkader santri sebagai kader ulama, mubaligh yang berjiwa ikhlas, tabah, tangguh, dalam mengembangkan syariat Islam secara utuh dan dinamis.

“Pesantren juga membentuk kepribadian santri agar memiliki semangat kebangsaan dan cinta Tanah Air,” ujar Gus Suaidi.

Acara ini dihadiri Ketua PDPAB-MUI KH Masyhuril Kamis, Sekretaris PDPAB-MUI KH Nurul Badruttamam, dan jajaran pengurus, juga peserta dari berbagai pesantren dan elemen masyarakat lainnya. (Adha Anggraini, ed: Nashih)

Advertisement

[MUI]rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...