Connect with us

Politik

AD/ART Partai Gerindra

Published

on

ANGGARAN DASAR
PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA (GERINDRA)
TAHUN 2020

MUKADIMAH

Bahwa cita-cita mulia untuk membangun dan mewujudkan tatanan masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil, makmur, beradab, serta berketuhanan berdasarkan Pancasila sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan tujuan bersama seluruh rakyat Indonesia.

Cita-cita kemerdekaan tersebut hanya dapat diwujudkan melalui pemeliharaan persatuan dan kesatuan bangsa, serta pembangunan kehidupan yang seimbang antara lahir dan batin dengan berlandaskan Pancasila. Kehidupan bangsa yang semakin maju, modern, dan mandiri menuntut adanya pembaruan berkelanjutan melalui upaya yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamika zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur dan kepribadian bangsa Indonesia.

Para pendiri Partai GERINDRA menyadari adanya berbagai penyimpangan terhadap cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Undang-Undang Dasar 1945 yang berakibat pada semakin lebarnya kesenjangan antara golongan miskin dan kaya. Penguasaan kekuatan ekonomi atas sumber daya alam yang tidak berpihak pada kepentingan nasional telah menyebabkan ketergantungan kepada pihak luar, yang pada akhirnya mengancam kedaulatan dan kemerdekaan sejati bangsa. Kondisi ini menuntut agar seluruh aspek kehidupan bangsa kembali berlandaskan kemurnian Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagaimana ditetapkan pada 18 Agustus 1945. Dengan demikian, hakikat tatanan baru adalah sikap mental yang mendorong pembaruan dan pembangunan berkelanjutan dalam rangka mengamalkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Advertisement

Sejak kemerdekaan, bangsa Indonesia masih menghadapi persoalan kemiskinan dan kesengsaraan serta terus berjuang menegakkan keadilan. Sistem politik dan ekonomi yang berjalan saat ini belum mampu menjembatani kesenjangan antara kelompok miskin dan kelompok kaya, sehingga melahirkan ketidakadilan. Di tengah kondisi rakyat yang masih mengalami penderitaan, sistem politik belum mampu merumuskan dan menjalankan kebijakan yang efektif untuk meningkatkan harkat dan martabat mayoritas rakyat Indonesia. Bahkan, sistem tersebut belum berhasil melahirkan kepemimpinan nasional yang kuat guna membawa bangsa menuju kemakmuran yang berkeadilan.

Sistem perekonomian yang ada juga belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat. Kekayaan alam justru menjadi ajang perebutan kepentingan di antara kekuatan politik, tanpa memberikan manfaat optimal bagi kesejahteraan rakyat. Tingkat kemiskinan dan pengangguran terus meningkat. Oleh karena itu, kemandirian bangsa harus diwujudkan melalui pembangunan sistem ekonomi kerakyatan, yakni sistem yang memanfaatkan sumber daya ekonomi sebesar-besarnya untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

Budaya bangsa harus menjadi identitas dan kekuatan bersama. Wawasan kebangsaan perlu mempererat persatuan dan kesatuan. Perbedaan yang ada bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan harus menjadi anugerah dan kekuatan bangsa Indonesia. Inilah Indonesia.

Partai Gerakan Indonesia Raya hadir di tengah masyarakat karena panggilan untuk mengabdikan diri kepada negara dan rakyat Indonesia. Partai GERINDRA merupakan partai rakyat yang berjuang menegakkan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 sebagaimana ditetapkan pada 18 Agustus 1945, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Partai ini juga bertekad mewujudkan Indonesia yang kuat secara lahir dan batin, serta memperjuangkan kemakmuran dan keadilan di seluruh bidang kehidupan.

Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Partai Gerakan Indonesia Raya menyatakan diri sebagai partai politik dengan Anggaran Dasar sebagai berikut:

Advertisement

Selengkapnya, silahkan unduh 

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...