Politik
Karhutla Tak Bisa Menunggu, Dwita Ria Minta Koordinasi Way Kambas Diperkuat
Published
2 bulan agoon
Anggota Komisi IV DPR RI, Dwita Ria Gunadi, menyoroti pentingnya kejelasan kewenangan dan mekanisme koordinasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. Menurutnya, koordinasi yang terlalu panjang dapat menghambat respons cepat saat kebakaran terjadi.
“Kalau ada kebakaran, tanggung jawabnya siapa? Kehutanan atau siapa? Ini pada ribut, bagaimana kalau koordinasinya terlalu panjang, sementara kebakaran sudah terjadi. Lebih cepat kebakaran daripada koordinasi,” ujar Dwita saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke TNWK, Lampung Timur, Kamis (3/9/2026).
Dwita mengapresiasi respons pemerintah daerah, TNI, BPBD, dan Gubernur Lampung dalam menangani titik api di kawasan Way Kambas. Namun, ia menilai respons tersebut perlu didukung pembagian tanggung jawab yang jelas agar penanganan karhutla tidak terkendala persoalan kewenangan.
Selain koordinasi, Komisi IV DPR RI turut membahas dukungan anggaran penanganan karhutla untuk 2027. Anggaran tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan, operasi pengendalian kebakaran, hingga penegakan hukum terhadap pelanggaran karhutla.
“Kami mohon nanti koordinasinya, agar apa yang diusulkan oleh Way Kambas ini bisa kita realisasikan dan bisa kita wujudkan untuk mencegah kebakaran hutan,” katanya.
Srikandi Gerindra itu juga menyoroti kebutuhan infrastruktur pendukung pengendalian karhutla, seperti pembangunan embung dan sumur. Menurutnya, kejelasan pihak yang bertanggung jawab diperlukan agar pembangunan infrastruktur tersebut dapat segera direalisasikan.
“Ini dalam hal ini siapa tanggung jawab di sini? Untuk mewujudkan ini banyak sekali, jumlah lokasinya juga banyak sekali. Kemudian ini siapa penanggung jawab ini nanti?” ujarnya.
Ia juga meminta pemerintah memperjelas mekanisme pengusulan pembangunan infrastruktur, termasuk apakah menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), atau Kementerian Pekerjaan Umum.
“Jadi usulan ini, usulan pembangunan infrastruktur ini apakah diusulkan ke Kementerian Kehutanan, apakah ke Pemda Provinsi Lampung, DAK, atau ke PU,” jelas Dwita.
Menurut Dwita, kejelasan kewenangan, dukungan anggaran, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian karhutla di kawasan TNWK.
You may like
Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 817/Aoba di Merauke, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat
Menhan RI Kunjungi Yonif TP 818/Yuboi di Merauke
Ketua Pemuda Ekonomi Syariah Sambut Positif Konser Andrea Bocelli, Dorong Diplomasi Budaya Global
Konser Andrea Bocelli, Musytasar PCNU Pematangsiantar Imran Simanjuntak Ajak Masyarakat Rawat Toleransi
DPC Gerindra Jaksel Gelar Giat ASRI, Tanam Bibit Pohon dan Bersihkan Taman Kampung Kandang
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Pengawasan Publik Dinilai Penting untuk Optimalisasi Asta Cita
Wakil Ketua Umum ISNU Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia
Reses di Tengah Kepungan Karhutla, Muhammad Rofiqi Salurkan Beras, Masker, dan Obat-obatan untuk Warga Banjar
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...
Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU
Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...
Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...
Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...
Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah
PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...
Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...
Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...

