Connect with us

Daerah

Pilkada Bengkulu 2020, PDIP Tak Akan Calonkan Mantan Napi Korupsi

Published

on

Ketua DPD Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Bengkulu, Elva Hartati menegaskan pihaknya tidak akan mencalonkan kepala daerah berasal dari mantan napi korupsi di Pilkada serentak 2020 mendatang.rn”Kita konsisten meski MA membolehkan eks mantan napi korupsi mencalon kepala daerah pada Pilkada serentak 2020 mendatang, tapi PDIP tidak akan mengusung calon kepala daerah baik untuk bupati, wali kota maupun gubernur di Pilkada seretnak tahun depan,” kata Elva Hartati, di Bengkulu, Minggu (15/12/2019).rnIa mengatakan, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri sudah memberikan aturan khusus agar tidak mencalonkan atau mengusung kandidat baik bupati, wali kota maupun gubernur yang berasal dari mantan tapi korupsi pada Pilkada 2020 mendatang.rn”Ibu Ketua sudah memberikan aturan khusus, tetap mantan napi korupsi tidak dibolehkan diusung pada Pilkada serentak 2020 mendatang. Jadi, kita di Bengkulu, dipastikan tidak akan mengusung calon kepala daerah mantan napi korupsi di Pilkada nanti,” ujarnya.rnAturan parpol melarang mencalonkan mantan napi korupsi, katanya sudah diterapkan PDIP pada Pemilu 2019 lalu, tidak ada caleg PDIP yang berasal dari mantan napi kasus tindak pidana korupsi, sehingga anggota DPRD dari PDIP yang terpilih benar-benar bersih.rnNamun demikian, DPD PDIP Bengkulu tetap menerima berkas pendaftaran kandidat cagub yang berasal dari mantan napi kasus tindak pidana korupsi, yakni Agusrin M Najamudin, karena pihaknya tidak bisa melarang seseorang untuk ikut seleksi cagub di PDIP.rnHal senada diungkapkan Ketua DPW PKS Bengkulu, Sujono. Ia mengatakan, PKS pastikan tidak akan mencalon kepala daerah yang berasal dari mantan korupsi pada pemilihan bupati dan pemilihan gubernur pada 2020 mendatang.rn”Sesuai keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, tetap tidak akan mengusung mantan napi korupsi maju di Pilkada, baik untuk calon wali kota, bupati maupun gubernur, termasuk di Pilgub Bengkulu,” ujarnya.rnMeski demikian, DPW PKS Bengkulu, tetap menerima pendaftaran kandidat cagub dari mantan napi korupsi, Agusrin Najamudin. Sebab, pihaknya tidak bisa menolak seseorang untuk mendaftar ikut penjaringan cagub yang dilaksanakan DPW PKS.rn”Berkas kandidat cagub berasal dari mantan korupsi tetap kita terima dan diusulkan ke DPP PKS di Jakarta, karena ke putusan akhir siapa yang akan diusung ada di DPP. Kita serahkan semuanya siap kandidat cagub Bengkulu yang akan diusung PKS pada Pilgub 2020 mendatang,” ujarnya.rnAda sejumlah kandidat cagub Bengkulu yang mendaftar ke beberapa parpol di daerah ini, termasuk PDIP dan PKS agar dapat diusung di Pilgub 2020 mendatang. Dari beberapa kandidat cagub yang mendaftar ke parpok tersebut, terdapat satu nama mantan napi korupsi, yakni Agusrin Maryono Najamudin.rnMantan Gubernur Bengkulu ini, sudah bebas dari penjara lebih dari 6 tahun lalu. Sesuai dengan kepetusan MA mantan napi korupsi yang sudah bebas lebih dari 5 tahun diperbolehkan mencalon kepala daerah.rnDengan demikian, mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin Maryono Najamudin tidak ada hambatan untuk ikut kontestasi kepala daerah pada 2020 mendatang, karena yang bersangkutan sudah memenuhi syarat untuk bisa mencalonkan diri sebagai gubernur pada Pilgub tahun depan. (bs/kp)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...