Politik
Audiensi May Day, Dasco: DPR dan Pemerintah Sepakat Bentuk UU Ketenagakerjaan Baru
Published
5 bulan agoon
DPR RI menerima perwakilan Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day). Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, didampingi pimpinan Komisi III dan Komisi IX DPR RI, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Dalam pertemuan itu, Dasco menegaskan komitmen DPR dan pemerintah untuk mempercepat pembentukan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi. Ia menyebut, regulasi tersebut ditargetkan rampung paling lambat akhir tahun ini.
“Terkait Undang-Undang Ketenagakerjaan, pemerintah dan DPR sepakat untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi dengan membentuk undang-undang yang baru, dengan target penyelesaian paling lambat akhir tahun ini,” ujar Dasco.
Ia menambahkan, proses penyusunan UU tersebut sangat bergantung pada keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, khususnya kalangan buruh. DPR mendorong agar organisasi buruh bersama pengusaha terlebih dahulu merumuskan substansi yang matang sebelum dibahas di parlemen.
“Cepat atau lambatnya pembahasan juga bergantung pada kesiapan rumusan dari teman-teman buruh bersama APINDO. Jika substansi sudah matang, DPR bersama pemerintah akan segera membahasnya,” jelasnya.
Menurut Dasco, pendekatan ini diharapkan menghasilkan regulasi yang lebih komprehensif sekaligus meminimalkan potensi sengketa hukum di kemudian hari. Ia juga menegaskan bahwa UU yang disusun merupakan undang-undang baru, bukan sekadar revisi dari regulasi sebelumnya, sehingga pelibatan buruh sejak awal menjadi sangat penting.
“Tujuannya agar undang-undang yang dihasilkan tidak kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi,” tegasnya.
Selain itu, DPR RI memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan buruh akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Dasco juga mengimbau agar aksi buruh dalam momentum May Day berlangsung tertib dan kondusif.
Sementara itu, perwakilan Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat menegaskan bahwa aksi yang dilakukan bukan bentuk penolakan terhadap pemerintah, melainkan upaya menyuarakan kondisi ketenagakerjaan yang masih memerlukan perhatian serius.
“Kami ingin menyampaikan langsung aspirasi dari pekerja di berbagai sektor, mulai dari industri, perkebunan, pertambangan, hingga tenaga kesehatan dan pendidik,” ujar perwakilan buruh.
Dalam kesempatan tersebut, aliansi buruh menyampaikan sejumlah tuntutan utama, di antaranya pembentukan UU Ketenagakerjaan yang berpihak pada buruh, reformasi sistem pengupahan nasional, serta evaluasi terhadap praktik outsourcing dan fleksibilitas kerja.
Mereka juga menyoroti masih tingginya disparitas upah antar daerah serta meningkatnya jumlah pekerja tidak tetap yang berdampak pada lemahnya perlindungan hak pekerja. Selain itu, buruh menekankan pentingnya jaminan kepastian kerja, perlindungan kebebasan berserikat, serta perhatian terhadap pekerja sektor informal dan berbasis platform digital.
Aksi serupa turut berlangsung di berbagai daerah, seperti Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, hingga Maluku Utara.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari, serta Anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni. Dari pihak buruh hadir berbagai organisasi yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat, bersama elemen masyarakat sipil lainnya.
You may like
Sudiyono Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Bojonegoro
Presiden Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading–Manggarai, Perkuat Transportasi Terpadu Jakarta
Resmikan LRT Kelapa Gading–Manggarai, Presiden Prabowo: Bukti Pusat dan Daerah Bisa Gotong Royong
Di Tengah Peresmian LRT, Presiden Prabowo Sampaikan Duka untuk Korban KM Virgo
Naik LRT Bareng Presiden Prabowo, Warga Rasakan Transportasi Publik yang Nyaman
Presiden Prabowo Subianto Jajal LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, PP PIRA Salurkan Bantuan Air Bersih di Sejumlah Daerah
Fraksi Gerindra Gelar FGD RUU Sisdiknas, Serap Masukan Akademisi dan Praktisi Pendidikan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

