Connect with us

Politik

Bambang Haryo: ODOL Adalah Kelalaian Regulator, Bukan Semata Kesalahan Pengemudi

Published

on

Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menilai maraknya kecelakaan yang disebabkan angkutan barang Over Dimension Over Load (ODOL) merupakan bukti kelalaian regulator dalam melakukan pengawasan.

“Semua pihak, baik regulator, pemilik barang, maupun pemilik angkutan, harus memahami bahwa ODOL sangat membahayakan,” ujar Bambang Haryo, Senin (13/5/2025).

Ia menjelaskan, praktik ODOL berawal dari keinginan pemilik barang menekan biaya distribusi dengan mengangkut lebih banyak dalam satu perjalanan. Hal ini memicu modifikasi kendaraan, baik secara legal (dengan izin perpanjangan bak) maupun ilegal (dengan menumpuk muatan).

“Ketika truk bermuatan ODOL masih bisa melintas, berarti ada kelalaian dalam pengawasan baik oleh Kementerian Perhubungan maupun pihak Kepolisian. Kalau aturan ditegakkan, ODOL tidak akan lolos,” tegasnya.

Bambang menyoroti bahwa truk ODOL kerap menjadi penyebab kecelakaan fatal, seperti di Balikpapan, Purworejo, dan Lamongan. Ia juga mengingatkan bahayanya ODOL di jalan tol karena kecepatannya yang jauh di bawah batas minimum, yakni hanya 20-30 km/jam. Hal ini berisiko menyebabkan tabrakan dari belakang, seperti yang menimpa anggota DPR, Gus Alam.

Advertisement

Menurutnya, pengawasan di jalan tol sangat minim. Padahal, Peraturan Pemerintah No. 32/2013 Pasal 23 Ayat 4 menyebut kecepatan minimum di tol adalah 60 km/jam.

“Seharusnya polisi melakukan patroli rutin tiap 10 km di jalan tol, namun kenyataannya sangat jarang terlihat,” katanya.

Bambang juga menyoroti dampak ODOL terhadap transportasi laut. Truk bermuatan berlebih dapat merusak konstruksi kapal, menurunkan stabilitas, bahkan menenggelamkan kapal.

Menanggapi pernyataan Ketua Umum APTRINDO yang mendukung kebijakan Menhub Dudy Purwagandhi untuk memperketat pengawasan ODOL, Bambang menyatakan hal itu sudah tepat.

“Dari total 6 juta lebih truk di Indonesia, penerapan aturan ODOL secara tegas tak hanya memperpanjang usia pakai kendaraan, tapi juga membuka pemerataan peluang kerja di sektor angkutan barang,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...