Connect with us

Politik

Dedi Mulyadi: Pengelolaan Sumber Daya Laut Harus Lindungi Ekosistem Laut

Published

on

Kabarpolitik.com – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dedi Mulyadi mengatakan prinsip pengelolaan sumber daya laut harus berdasar pada perlindungan ekosistem laut agar kekayaan laut dapat berkelanjutan.

“Agar pengelolaan sumber daya kelautan dapat berkesinambungan, maka siklus hidup ekosistem laut tidak boleh putus,” kata Dedi melalui keteranganya, Kamis (22/04/2021).

Oleh karena itu, Dedi menuturkan bahwa hal penting dalam menjaga kesinambungan sumber daya laut harus melalui konservasi dan perlindungan ekosistem laut.

Namun menurut dia, upaya perlindungan ekosistem laut dan konservasi ini belum berjalan maksimal dalam implementasinya sehingga masih membuat ekosistem rusak.

Selain itu, lanjut Dedi, lemahnya penegakan hukum di sektor kelautan juga masih menjadi kendala di Indonesia.

Advertisement

Menurutnya, banyaknya pemangku kepentingan yang menangani urusan kelautan ini memunculkan sikap acuh tak acuh dan ego sektoral antarlembaga.

Problem di Indonesia ini baru bicara pengelolaan kelautan saja, ada ego sektoral. Urusan mangrove saja masih rebutan antara KKP dan KLHK, belum lagi penindakan kelautan ada KKP, TNI-AL, Bakamla, Polair, stakeholder kita yang berjalan masing-masing itu melahirkan tradisi acuh tak acuh,” tuturnya.

Dedi menitikberatkan peran penting dalam pengelolaan sumber daya kelautan harus berbobot pada ekosistem laut.

Menurut dia, sehebat apapun teknologi dan peralatan untuk menangkap hasil laut akan percuma apabila ekosistemnya sudah mengalami kehancuran.

“Kita punya alat tangkap modern, perangkat digital, kalau ekosistem laut sudah mengalami kehancuran, ya tidak ada arti,” ujarnya.

Advertisement

Dia mengemukakan sebenarnya tradisi masyarakat Indonesia secara turun temurun telah menciptakan konsep konservasi dan perlindungan ekosistem laut melalui berbagai mitologi yang ada.

Dedi menyebut ada mitos di beberapa daerah yang melarang nelayan menangkap ikan tertentu dan hanya boleh menangkap sebagian jenis ikan saja merupakan sebuah konsep konservasi.

Tradisi melarungkan makanan dan saji-sajian lain oleh sebagian masyarakat pesisir di beberapa daerah Indonesia juga salah satu bentuk ungkapan terima kasih kepada laut yang telah memberikan banyak manfaat sekaligus upaya untuk menjaga ekosistem laut.

.

rn(GI/KP/fid)rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...