Connect with us

Politik

Dengar Langsung Aspirasi Ojol, Anton Prabu Siap Dorong Regulasi Nasional

Published

on

Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dan taksi online yang tergabung dalam Forum Driver Transportasi Online Indonesia (FDTOI) menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD DIY, Selasa (20/5/2025).

Mereka menuntut perbaikan kesejahteraan dan kejelasan regulasi terkait transportasi daring yang selama ini dinilai belum berpihak kepada para driver.

Aksi ini disambut langsung oleh Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik dan Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai dari Fraksi Gerindra.

Dalam aksi damai tersebut, para driver menyampaikan empat tuntutan utama, yakni penyesuaian tarif pengemudi roda dua, penetapan tarif bersih untuk Angkutan Sewa Khusus (ASK), regulasi untuk layanan pengantaran makanan dan barang, serta mendesak pemerintah segera membuat UU Transportasi Online.

Salah satu orator, Wawan Riyanto, menyampaikan bahwa selama tiga tahun terakhir tidak ada kenaikan tarif bagi pengemudi roda dua, padahal biaya hidup terus meningkat.

Advertisement

“UMR sudah naik tiga kali, harga bensin naik, tapi tarif kami tidak ikut naik sejak 2022. Ini jelas menyulitkan kami,” ujar Wawan mewakili ojol yanh tergabung di FDTOI.

Menanggapi hal tersebut, Anton Prabu menyatakan bahwa Komisi D DPRD DIY siap menampung dan menyuarakan aspirasi para driver ke tingkat pusat.

“Tuntutan dari teman-teman driver online di Jogja ini akan kami sampaikan kepada pimpinan kami di Komisi V DPR RI. Ini penting, karena Jogja adalah barometer. Usulan dari Jogja ini harus diperjuangkan demi kemaslahatan seluruh driver online di Indonesia,” kata Anton.

Anton menambahkan, pihaknya di daerah memang memiliki keterbatasan karena regulasi dan kewenangan pengatur aplikator berada di tingkat pusat. Namun ia menegaskan bahwa perjuangan para driver akan terus dikawal.

“Insyaallah ini perjuangan kita bersama. Ini bukan sekadar perjuangan driver Jogja, tapi seluruh driver online di Indonesia. Kami akan terus mendukung agar ada kepastian hukum dan keadilan tarif bagi semua,” tegasnya.

Advertisement

Dalam waktu dekat, lanjut Anton, Komisi D juga berencana mengundang Dinas Perhubungan DIY dan perwakilan driver untuk membahas khusus tarif transportasi online roda empat di Jogja.

“Langkah konkret di daerah tetap kami ambil. Kita akan dorong dialog terbuka agar ada kejelasan dan solusi jangka pendek sambil menunggu pembahasan di tingkat nasional,” pungkas Anton.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...