Politik
Di Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Ekonomi Berdikari dan Berpihak ke Rakyat
Published
7 bulan agoon
Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan ekonomi nasional yang berpijak pada penguatan fondasi domestik. Dalam pidatonya pada Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden menyampaikan bahwa cita-cita Indonesia menjadi negara maju harus dibangun dengan strategi yang terukur, terutama melalui pengelolaan optimal seluruh sumber daya nasional untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“Kita punya cita-cita tinggi, tapi kita punya sikap yang realistis. Yang penting bagi kita adalah kita harus menjaga dan mengelola seluruh kekayaan negara, seluruh sumber daya alam kita dan kita kelola, kita jaga dan kita pergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Itu tujuan kita,” ujarnya di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Presiden menegaskan bahwa penguatan ekonomi nasional harus dimulai dari dalam negeri dengan membangun kemandirian dan daya saing. Indonesia, menurutnya, harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak lagi bergantung pada kekuatan eksternal.
“Kita akan buktikan ke seluruh dunia bahwa bangsa Indonesia sekarang adalah bangsa yang percaya diri, bangsa yang paham, bangsa yang bertekad untuk berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak mau dan tidak akan lagi selalu didikte oleh bangsa lain atau dipermainkan oleh siapapun,” tegasnya.
Dari sisi indikator ekonomi, Presiden mengungkapkan bahwa berbagai kebijakan selama satu tahun terakhir mulai menunjukkan dampak nyata. Ia menerima laporan dari sejumlah kepala daerah terkait peningkatan konsumsi rumah tangga di berbagai wilayah.
“Beberapa gubernur dan bupati melaporkan bahwa mereka mulai melihat dampak riil dari berbagai kebijakan yang kita jalankan,” ucap Presiden.
Selain peningkatan konsumsi, laporan daerah juga menunjukkan tren penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka, peningkatan jumlah masyarakat bekerja, serta membaiknya rasio gini. Hal ini, menurut Presiden, menegaskan bahwa seluruh kebijakan ekonomi pemerintah diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.
“Kita selalu menghadapi mereka yang memandang rendah bangsa kita. Itu tidak menjadi apa-apa. Itu justru menjadi cambuk untuk bekerja lebih baik lagi. Kita bekerja untuk rakyat kita, bukan untuk menyenangkan pihak lain,” tandasnya.
Strategi ekonomi berdikari tersebut, lanjut Presiden, bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan konkret yang bertumpu pada kekuatan nasional, pemerataan kesejahteraan, serta keberanian mengambil keputusan strategis demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.
Respons Kekeringan, Dyah Firrizqi Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih
Tinjau Yonif TP 337/Sutajaya di Cirebon, Menhan Sjafrie Tegaskan Peran Strategis Yonif TP dalam Sishankamrata
Menhan Sjafrie Tinjau Marshalling Area Yonif TP 331/Sanca Manggala: Kemampuan Menembak, Bela Diri dan Patroli adalah Kewajiban Prajurit
Andre Rosiade Kirim Alat Berat Tangani Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Wamenhan Terima Kunjungan Dubes Prancis untuk Indonesia
Rahayu Saraswati Dorong Regulasi Adaptif Era Digital dan Berpihak pada UMKM
Bambang Haryo: Pengangkutan Kendaraan Listrik di Laut Harus Punya Mitigasi Risiko yang Jelas
Andi Iwan Aras Minta Mitigasi Krisis Air Makassar Diperkuat Hadapi El Nino
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

