Politik
Dividen BUMN Beralih ke Danantara, Wihadi Wiyanto Pastikan Fiskal Tetap Terjaga
Published
2 bulan agoon
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Wihadi Wiyanto, menegaskan bahwa penurunan tajam Pendapatan Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) dalam realisasi APBN Semester I 2026 tidak mencerminkan penurunan kinerja keuangan negara. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari perubahan mekanisme pengelolaan dividen BUMN yang kini dialihkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Pernyataan tersebut disampaikan Wihadi usai Rapat Kerja Banggar DPR RI bersama Menteri Keuangan di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Menurut Wihadi, sejak berlakunya ketentuan baru mengenai pengelolaan BUMN, dividen perusahaan pelat merah tidak lagi dicatat sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam APBN, melainkan dikelola oleh Danantara untuk mendukung investasi.
“Ini merupakan konsekuensi dari perubahan undang-undang terkait kekayaan negara yang dipisahkan. Dividen BUMN kini dialihkan ke Danantara sebagai lembaga yang mengelola investasi dan menghasilkan PNBP,” ujar Wihadi.
Legislator Gerindra itu menjelaskan, penurunan pada pos KND sebenarnya telah diperkirakan sejak kebijakan tersebut diterapkan. Karena itu, penurunan tersebut tidak dapat diartikan sebagai berkurangnya penerimaan negara, melainkan hanya perubahan dalam mekanisme pencatatan.
“Bukan berarti penerimaannya turun tajam. Yang berubah adalah pos pencatatannya karena setoran dividen BUMN sekarang langsung masuk ke Danantara,” jelasnya.
Meski demikian, Wihadi menilai pemerintah tetap perlu memperkuat sumber-sumber PNBP lainnya agar struktur penerimaan negara semakin sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, potensi penerimaan dari sektor sumber daya alam maupun layanan kementerian dan lembaga masih perlu terus dioptimalkan.
Berdasarkan paparan Menteri Keuangan, Pendapatan KND pada Semester I 2026 tercatat sebesar Rp1,5 triliun, turun dibandingkan Rp11,8 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan tersebut terutama disebabkan tidak lagi dicatatnya dividen BUMN, khususnya sektor perbankan, sebagai bagian dari PNBP.
Di sisi lain, total PNBP justru mencatatkan pertumbuhan sebesar 21,6 persen menjadi Rp271 triliun. Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan penerimaan dari sektor sumber daya alam migas dan nonmigas, PNBP kementerian/lembaga, serta Badan Layanan Umum (BLU).
Outlook APBN 2026 juga memproyeksikan realisasi PNBP mencapai 125,2 persen dari target APBN. Menurut Wihadi, capaian tersebut menunjukkan strategi pemerintah dalam melakukan diversifikasi sumber penerimaan negara mulai memberikan hasil positif sekaligus menjaga ketahanan fiskal nasional.
You may like
Sudiyono Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Bojonegoro
Presiden Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading–Manggarai, Perkuat Transportasi Terpadu Jakarta
Resmikan LRT Kelapa Gading–Manggarai, Presiden Prabowo: Bukti Pusat dan Daerah Bisa Gotong Royong
Di Tengah Peresmian LRT, Presiden Prabowo Sampaikan Duka untuk Korban KM Virgo
Naik LRT Bareng Presiden Prabowo, Warga Rasakan Transportasi Publik yang Nyaman
Presiden Prabowo Subianto Jajal LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, PP PIRA Salurkan Bantuan Air Bersih di Sejumlah Daerah
Fraksi Gerindra Gelar FGD RUU Sisdiknas, Serap Masukan Akademisi dan Praktisi Pendidikan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

