Connect with us

News

Legislator Minta Pengembalian Intensif Nakes Diselesaikan dengan Baik

Published

on

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena meminta pengembalian intensif para tenaga kerja (nakes) yang menerima double transfer untuk diselesaikan dengan baik dan jangan sampai menyentuh hak-hak nakes.

Pasalnya, intensif nakes merupakan hasil dari kerja keras nakes selama ini.

"Ini harus betul-betul diselesaikan secara baik apa yang memang harus dikembalikan, kalau itu menyangkut putusan hukum yang sudah disepakati dan tata kelola yang memang harus dilakukan. Tapi di luar ini jangan sampai menyentuh ranah yang menjadi haknya para nakes yang harus mereka dapatkan dari hasil kerja keras mereka di lapangan," ujar Melki, Senin (25/10/2021).

Melki menambahkan, perlu ada penelusuran lebih detail terkait adanya double transfer tersebut.

Sebab, berdasarkan mekanisme, seluruh urusan penanganan Covid-19 harus berdasarkan aturan yang telah disepakati, sehingga hal ini membuat seluruh pihak perlu menjalankannya sesuai aturan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Advertisement

"Memang ini persoalan yang harus ditelusuri secara lebih detail kepada BPK, Kemenkes dan pihak rumah sakit. Memang kalau kita lihat mekanisme keuangan, tentu semua urusan penanganan pandemi Covid harus berdasarkan aturan yang sudah disepakati dan sudah diputuskan dan tentu sesuai dengan tata kelola yang harus dijalankan sesuai dengan aturan BPK," tambahnya.

Lebih lanjut, menurut Melki, nakes yang menerima double transfer perlu mengembalikan kelebihan tersebut untuk menghindari terjadinya masalah hukum.

"Dalam kasus ini kalau berdasarkan informasi yang kami terima, apabila memang ada pendobelan tentu kita menghindari masalah hukum, di kemudian hari harus kembalikan (intensif double)," imbuhnya.

Ke depan, legislator dapil Nusa Tenggara Timur II ini menilai, perlu ada perbaikan terkait anggaran yang diberikan kepada nakes yang memang menjalankan penanganan Covid-19 di seluruh Indonesia.

Seluruh pihak yang terlibat, juga dinilai perlu duduk bersama untuk memberikan penjelasan secara jelas kepada publik.

Advertisement

"Untuk menghindari masalah yang sensitif ini karena para nakes sudah berjuang di lapangan, tentu Kemenkes dan BPK, asosiasi rumah sakit dan Kementerian Keuangan yang mentransfer ini kepada nakes di daerah menjelaskan ini secara clear kepada publik, jadi harus duduk bersama untuk memastikan bahwa ini tidak seperti isu yang berkembang secara luas," tutupnya. 

(detak)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...