Connect with us

Pemerintahan

Peserta Diklat Penjejangan Penerjemah Kunjungi Museum Kepresidenan Balai Kirti

Published

on

Para peserta Diklat Penjenjangan Penerjemah Tingkat Pertama Sekretariat Kabinet mengunjungi Musium Kepresidenan Balai Kirti, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/3). (Foto: Agung/Humas)

Para peserta Diklat Penjenjangan Penerjemah Tingkat Pertama Sekretariat Kabinet mengunjungi Musium Kepresidenan Balai Kirti, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/3). (Foto: Agung/Humas)

Peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penjenjangan Penerjemah Tingkat Pertama Sekretariat Kabinet didampingi para pejabat dari Keasdepan Bidang Naskah dan Terjemahan (Asdep Naster) Sekretariat Kabinet (Setkab) mengunjungi Museum Kepresidenan Balai Kirti, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/3).

Dalam kesempatan ini Kepala Seksi Pengembangan Dan Pemeliharan Koleksi Museum Kepresidenan Balai Kirti, Hari Trisaptya Wahyu, memaparkan tentang sejarah dan koleksi-koleksi yang ada di museum tersebut.

Museum Kepresidenan ini dibangun pada tahun 2014 atas inisiasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penamaan Balai Kirti berasal dari kata balai yang berarti ruangan atau bangunan dan kirti yang berarti kemegahan.

“Jadi museum ini dinamakan Balai Kirti karena kita akan menampilkan kemasyhuran dari presiden dan pencapaian prestasi presiden,” kata Hari.

Advertisement

Museum Kepresidenan Balai Kirti merupakan salah satu jenis museum khusus yang menginformasikan sejarah dan keberhasilan seorang presiden dan/atau wakil presiden selama menjalankan bakti jabatannya (Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 tentang Museum).

Koleksi di Museum Kepresidenan Balai Kirti ini, pada lantai pertama adalah Galeri Kebangsaan. Di Galeri Kebangsaan ini kita akan jumpai Naskah Proklamasi, Peta NKRI, Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, Ruangan Audio Visual yang menampilkan biografi masing-masing presiden, dan Aula Patung Presiden.

“Aula Patung Presiden merupakan icon dari Museum Kepresidenan Balai Kirti,” ujar Hari.

Di lantai terdapat Galeri Kepresidenan yang terdiri dari cluster-cluster yang berisi pencapaian prestasi dan koleksi pribadi masing-masing presiden. ”Hal ini yang menjadi keunggulan dari Museum Kepresidenan Balai Kirti ini, dimana museum ini merangkum prestasi dari Presiden Soekarno sampai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (saat ini),” ungkap Hari.

Selain Galeri Kepresidenan terdapat juga perpustakaan presiden. “Jangan kaget melihat perpustakaan ini karena perpustakaan ini mewah, memiliki koleksi-koleksi buku yang dibaca presiden dan juga ruangan baca presiden,” jelas Hari.

Advertisement

Menurut Kepala Seksi Pengembangan Dan Pemeliharan Koleksi Museum Kepresidenan Balai Kirti itu.

Museum Kepresidenan Balai Kirti saat ini sudah mengakomodasi 188 koleksi. Koleksi ini diyakini akan terus bertambah seiring bertambahnya presiden.

“Saat ini, untuk mengunjungi Museum Kepresidenan Balai Kirti ini dibatasi, dikarenakan museum ini berada di lingkungan Ring 1 presiden, sehingga harus melewati Security Door dan adanya Dress Code untuk mengunjungi museum,” ucap Hari.

Meskipun kunjungan dibatasi setiap tahunnya kunjungan selalu meningkat, bahkan bisa lebih dari 1000 kunjungan, mayoritas kunjungan dari PAUD sampai mahasiswa.

“Kunjungan ini memberikan efek positif ke masyarakat luas terutama di Bogor, karena banyak yang setelah kunjungan ke museum akan melanjutkan kunjungan ke sekitar Bogor,” jelas Hari seraya menambahan, banyaknya kunjungan dari pelajar dan mahasiswa diharapkan menjadi pendidikan karakter (Revolusi Mental -red) untuk para pelajar dan mahasiswa.

Advertisement

Museum Kepresidenan Balai Kirti itu dibangun oleh 4 instansi, yaitu bangunan fisik dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), aset tanah dan bangunan dimiliki oleh Sekretariat Negara (Setneg), konten dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan pemasaran dikelola oleh Kementerian Pariwisata. (HIM/AGG/ES)

 

 

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...