Politik
Presiden Prabowo: Indonesia Aman, Tapi Pemerintah Harus Tetap Waspada Krisis Global
Published
6 bulan agoon
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengingatkan jajaran pemerintah agar tetap waspada menghadapi dinamika global yang berkembang saat ini. Kepala Negara menegaskan bahwa meskipun Indonesia berada dalam kondisi relatif aman, pemerintah tidak boleh lengah dan harus mempersiapkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan terburuk yang dapat berdampak pada stabilitas energi dan ekonomi nasional.
“Kita hadapi perkembangan yang terjadi secara global di kawasan Eropa dan Timur Tengah, dan ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan mempengaruhi harga BBM (Bahan Bakar Minyak). Harga BBM juga bisa mempengaruhi harga makanan. Kita alhamdulillah sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar,” ujar Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa sejumlah negara telah mengambil berbagai langkah dalam menghadapi kondisi global saat ini. Oleh karena itu, Presiden meminta jajarannya melakukan kajian lebih lanjut terkait upaya efisiensi yang dapat diterapkan di dalam negeri.
“Seolah-olah bagi mereka ini seperti kita dulu waktu COVID-19. Mereka melaksanakan work from home, kerja dari rumah untuk semua kantor, pemerintah maupun swasta, sekitar 50 persen bekerja dari rumah,” imbuh Presiden.
Presiden Prabowo menilai kebijakan efisiensi perlu dipertimbangkan sebagai langkah antisipasi menghadapi ketidakpastian global.
“Maksud saya ini ada beberapa hari ke depan saya kira kita bisa mengkaji masalah ini. Saya kira kita juga harus mengupayakan penghematan. Saya percaya dalam dua sampai tiga tahun kita akan sangat kuat, tapi tetap kita harus hemat konsumsi,” kata Presiden.
Selain itu, Presiden juga menegaskan pentingnya menjaga kesehatan fiskal negara agar defisit anggaran tidak semakin melebar di tengah dinamika global.
“Bahkan cita-cita kita adalah kalau bisa kita tidak punya defisit. Sasaran kita adalah APBN kita harus balance budget, itu paling ideal dan saya kira kita bisa lakukan,” ucap Presiden.
Terkait cadangan BBM, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat ketersediaan energi. Ia pun mengingatkan jajarannya untuk terus mengambil langkah proaktif, termasuk mengupayakan penghematan konsumsi BBM.
“Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun yang terjadi kita aman. Kita bersyukur kita aman, tapi kita juga harus berupaya mengurangi konsumsi BBM kita,” tegas Presiden.
Menutup arahannya dalam Sidang Kabinet Paripurna menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja bagi kepentingan rakyat dengan mengedepankan persatuan di atas kepentingan kelompok maupun golongan. Kepala Negara menegaskan bahwa kesetiaan kepada bangsa harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pemerintah.
Respons Kekeringan, Dyah Firrizqi Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih
Tinjau Yonif TP 337/Sutajaya di Cirebon, Menhan Sjafrie Tegaskan Peran Strategis Yonif TP dalam Sishankamrata
Menhan Sjafrie Tinjau Marshalling Area Yonif TP 331/Sanca Manggala: Kemampuan Menembak, Bela Diri dan Patroli adalah Kewajiban Prajurit
Andre Rosiade Kirim Alat Berat Tangani Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Wamenhan Terima Kunjungan Dubes Prancis untuk Indonesia
Rahayu Saraswati Dorong Regulasi Adaptif Era Digital dan Berpihak pada UMKM
Bambang Haryo: Pengangkutan Kendaraan Listrik di Laut Harus Punya Mitigasi Risiko yang Jelas
Andi Iwan Aras Minta Mitigasi Krisis Air Makassar Diperkuat Hadapi El Nino
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

