Connect with us

Politik

Rahayu Saraswati: Masyarakat Wajib Menjaga Iklim Investasi, Tindak Tegas Oknum Pemalak Proyek

Published

on

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menegaskan pentingnya menjaga iklim investasi yang sehat demi kesejahteraan rakyat. Pernyataan ini disampaikan merespons viralnya video dugaan permintaan “jatah” proyek sebesar Rp5 triliun oleh oknum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) kepada investor di Cilegon, Banten.

“Fraksi Gerindra sangat jelas mendukung pemerintah pusat maupun daerah dalam menjaga keamanan dan kesehatan iklim investasi di Indonesia. Tidak boleh ada pihak yang menghalangi atau menciptakan ketakutan bagi para investor,” ujar Rahayu saat ditemui di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (15/5/2025).

Rahayu mengapresiasi langkah cepat Kadin Indonesia yang langsung merespons kasus tersebut. Ia menyatakan telah berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, yang menyampaikan komitmen untuk melakukan investigasi menyeluruh.

“Pak Anindya telah menyatakan dengan tegas bahwa Kadin akan melakukan penelusuran formal dan memberi sanksi tegas jika ada pengurus di daerah yang menyalahgunakan posisi dan melanggar etika dalam dunia usaha,” tegasnya.

Rahayu menekankan bahwa tindakan intimidatif dan pemalakan semacam itu harus diberantas, karena tidak hanya mencoreng nama institusi, tetapi juga merusak kepercayaan investor terhadap Indonesia.

Advertisement

“Ini bukan sekadar pelanggaran etika, tetapi ancaman terhadap masa depan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kita tidak boleh membiarkan tindakan seperti ini berulang,” ujarnya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan oleh video yang menunjukkan dugaan permintaan pembagian proyek tanpa melalui proses lelang oleh seseorang yang mengaku sebagai perwakilan Kadin Cilegon. Dugaan tersebut terkait proyek pembangunan pabrik kimia milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk di Cilegon, Banten.

Video tersebut memperlihatkan sejumlah orang berseragam Kadin menghadiri pertemuan dan salah satu dari mereka secara terbuka meminta jatah proyek senilai Rp5 triliun, memicu kecaman luas dari masyarakat.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...