Pemerintahan
Tinjau Dampak Banjir dan Longsor, Wapres Sebut Pemerintah Pusat Siap Percepat Pemulihan dan Pembangunan Infrastruktur Aceh Singkil
Published
11 bulan agoon
By
Galih
Usai meninjau wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan rangkaian peninjauan lapangan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Kamis (04/12/2025). Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 3 Desember 2025 menyebutkan, di kabupaten ini terdapat 5.286 KK yang mengungsi dari 21.143 jiwa terdampak banjir dan longsor.
Agenda ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah bergerak cepat membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana alam dan mempercepat proses pemulihan.
Dari Lapangan PTPN Batang Toru, Tapanuli Selatan, Wapres dan rombongan lepas landas menuju Kabupaten Aceh Singkil menggunakan Helikopter VVIP Kepresidenan Super Puma.
Di lokasi tersebut, Wapres didampingi Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto serta Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon.
Dalam peninjauan ini, Wapres menekankan pentingnya percepatan penanganan banjir, termasuk pendataan kerusakan, penyediaan logistik, dan penyiapan rencana pemulihan jangka panjang. Wapres juga menyaksikan penyerahan bantuan kemanusiaan dari PT BSI dan PT Pupuk Indonesia (Persero), yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf kepada Bupati Aceh Singkil.
Wapres menyambut baik langkah cepat BUMN dan menyampaikan bahwa kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha merupakan bagian penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban warga terdampak, sekaligus memperkuat dukungan logistik bagi mereka yang masih membutuhkan.
Usai peninjauan banjir, Wapres melanjutkan perjalanan ke Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, untuk meninjau kondisi jembatan yang terdampak bencana. Di tempat ini, Wapres melakukan evaluasi kondisi infrastruktur serta mendengar laporan teknis dari pemerintah daerah dan tim penanganan bencana.
“Kejadian kebencanaan akibat intensitas hujan yang tinggi ekstrem. Jadi di sini tidak pernah begini, menurut sejarah 200 tahun yang lalu ini Pak begini kejadiannya. Inilah jadi banjir dan longsor,” ujarnya.
Menurut Safriadi, dalam upaya penanganan bencana, pemerintah daerah bersama TNI–Polri bekerja tanpa henti membuka akses jalan, menyalurkan bantuan, serta memperbaiki infrastruktur terdampak. Sejumlah kebutuhan mendesak juga menjadi perhatian, termasuk penambahan perahu karet, pemulihan jaringan air bersih, logistik darurat, dan percepatan pembangunan tanggul yang terbukti melindungi desa dari banjir sebelumnya.
“Kami luar biasa Pak di sini. Alhamdulillah kompak sekali Pak Dandim, Pak Kaporles, dan anggota seluruhnya bekerja, malam hari pun bekerja untuk bagaimana membuat jalan alternatif,” ungkapnya.
Pada kesempatan terpisah Safriadi menjealskan bahwa berbagai akses utama sempat terputus akibat kerusakan jembatan dan jalan, sehingga distribusi logistik harus dilakukan dengan sampan karet dan perahu motor. Ia juga menyampaikan permohonan agar pemerintah pusat melanjutkan pembangunan tanggul pengaman banjir serta perbaikan infrastruktur yang rusak, termasuk jembatan dan akses menuju daerah terdampak longsor. Menurutnya, kawasan tersebut rentan banjir tahunan akibat penurunan permukaan tanah pascagempa Aceh–Nias.
Safriadi juga menyambut baik arahan Wapres yang memastikan pemerintah pusat akan mendukung percepatan pemulihan dan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih atas kedatangan Pak Wapres yang datang langsung melihat kondisi masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan membantu, dan kami diminta menyiapkan rincian kerusakan dan kebutuhan secara lengkap untuk dibawa ke Jakarta,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah pusat sangat penting bagi percepatan pemulihan.
“Harapan kami, Aceh Singkil dapat segera pulih. Kami sampaikan ke Pak Wapres, yang paling mendesak saat ini adalah air bersih, logistik, perbaikan akses, dan kelanjutan pembangunan tanggul. Mudah-mudahan bantuan segera terealisasi,” imbuhnya.
Setelah seluruh agenda lapangan selesai, Wapres kembali bergerak menuju Bandar Udara Syekh Hamzah Fansyuri untuk bertolak ke Pangkalan Udara TNI AU Soewondo, Medan, Sumatera Utara. Di lokasi tersebut, Wapres meninjau gudang logistik di kawasan lanud Soewondo untuk memastikan kesiapan bantuan bagi daerah terdampak bencana di wilayah Sumatera bagian utara.
Aceh Singkil, 4 Desember 2025
Biro Pers, Media, dan Informasi
Sekretariat Wakil Presiden
Retret Katolik Kemhan 2026 Perkuat Iman, Persaudaraan, dan Semangat Pengabdian kepada NKRI
Endro Hermono Dorong Pembenahan Data Sosial Ekonomi agar Bantuan Pemerintah Tepat Sasaran
Habiburokhman: Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Reformasi Hukum dan Kebebasan Berekspresi Menguat
Andre Rosiade: Program MBG Masih Dibutuhkan, Pengawasan dan Keamanan Pangan Harus Diperketat
Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 817/Aoba di Merauke, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat
Menhan RI Kunjungi Yonif TP 818/Yuboi di Merauke
Ketua Pemuda Ekonomi Syariah Sambut Positif Konser Andrea Bocelli, Dorong Diplomasi Budaya Global
Konser Andrea Bocelli, Musytasar PCNU Pematangsiantar Imran Simanjuntak Ajak Masyarakat Rawat Toleransi
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...
Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU
Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...
Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...
Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...
Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah
PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...
Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...
Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...

