Connect with us

Cek Fakta

Turn Back Hoax: [BELUM TERBUKTI] Demo Mahasiswa di Semarang Dihujani Gas Asap Beracun

Published

on

Artikel hasil periksa fakta Vinanda (Relawan Mafindo)

Faktanya, tidak ditemukan informasi mengenai gas asap beracun yang ditembakkan kepada massa demonstrasi mahasiswa di Semarang pada 26 Agustus 2024. Berbagai media online memberitakan mengenai tembakan water canon dan gas air mata dari aparat kepolisian untuk membubarkan massa. Selengkapnya di bagian penjelasan.

————————————————————–

KATEGORI: KONTEN YANG MENYESATKAN

————————————————————–

Advertisement

NARASI:Mahasiswa dihujani Gass Asap Beracun, bukan Gass Airmata di Semarang Senin 26.8.2024 malam ini.

Sumber: WAG

————————————————————

PENJELASAN:

Beredar informasi di Whatsapp mengenai aksi demonstrasi mahasiswa di Semarang terkait RUU Pilkada, yang dikabarkan mendapat tembakan gas beracun. Informasi ini disebarkan dengan disertai sebuah cuplikan video yang menampakkan semprotan benda cair menyembur kerumunan massa dari atas.

Pemeriksaan fakta dilakukan dengan mencari sumber berita dari berbagai media kredibel yang relevan dengan aksi demonstrasi di Semarang pada 26 Agustus 2024.Dari penelusuran tersebut, ditemukan beberapa media yang memberitakan mengenai aksi demonstrasi di Semarang, salah satunya liputan6.com yang menulis berita berjudul “Tuntut Jokowi Mundur dan Diadili, Unjuk Rasa di Balai Kota Semarang Dibubarkan Malam Ini”. Dalam berita tersebut, tertulis bahwa para pendemo dihujani oleh gas air mata dan water canon.

Advertisement

Berita di situs detik.com dengan judul “Demo di Semarang Ricuh! Polisi Bubarkan Massa Pakai Gas Air Mata” juga tertulis informasi serupa, para pendemo dibubarkan dengan tembakan gas air mata.

Dari penelusuran ini, tidak ditemukan satupun media kredibel yang menuliskan berita mengenai adanya tembakan gas beracun di kerumunan massa demonstrasi menolak RUU Pilkada di Semarang.

Dikutip dari situs pid.kepri.polri.go.id, berdasarkan Peraturan Kapolri (Perkapolri) No. 1 Tahun 2009, terdapat Standard Operating Procedure (SOP) pengamanan aksi demonstrasi dari kerusuhan dengan menggunakan 4 tahapan kekuatan, di antaranya:

1. Kekuatan yang memiliki dampak deteren (berupa kehadiran aparat POLRI atau kendaran dengan atribut POLRI atau lencana)

2. Perintah lisan (ada komunikasi atau perintah, contoh: “POLISI, jangan bergerak!”)

Advertisement

3. Kendali tangan kosong lunak (dengan gerakan membimbing atau kuncian tangan yang kecil timbulkan cedera fisik)

4. Kendali tangan kosong keras (ada kemungkinan timbulkan cedera, contoh dengan bantingan atau tendangan yang melumpuhkan)

5. Kendali senjata tumpul (Sesuai dengan perlawanan tersangka, berpotensi luka ringan, contoh dengan menggunakan gas air mata dan tongkat polisi)

6. Kendali dengan menggunakan senjata api (tindakan terakhir dengan pertimbangan membahayakan korban, masyarakat dan petugas)

Sehingga, penggunaan gas beracun untuk membubarkan kerusuhan massa demonstrasi adalah tidakan yang melanggar SOP sebagaimana diatur dalam Perkapolri tersebut. Penggunaan gas beracun selain berbahaya juga bukan hal yang lazim digunakan dalam pengamanan aksi demonstrasi.

Advertisement

Dengan demikian, klaim pada narasi video yang beredar bahwa aksi demonstrasi menolak RUU Pilkada di Semarang diwarnai dengan tembakan gas beracun, belum terbukti.

————————————————————

REFERENSI:

https://www.detik.com/jateng/berita/d-7509872/demo-di-semarang-ricuh-polisi-bubarkan-massa-pakai-gas-air-mata

https://www.liputan6.com/regional/read/5684440/tuntut-jokowi-mundur-dan-diadili-unjuk-rasa-di-balai-kota-semarang-dibubarkan-malam-ini

https://pid.kepri.polri.go.id/peraturan-kapolri-nomor-1-tahun-2009-tentang-penggunaan-kekuatan-dalam-tindakan-kepolisian/

Advertisement

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...