Connect with us

Cek Fakta

Turn Back Hoax: [SALAH]: Perubahan iklim adalah hasil rekayasa

Published

on

Hasil periksa fakta Raka.

[FAKTANYA]: Klaim perubahan iklim adalah hasil rekayasa tidak benar. Perubahan iklim pada mulanya terjadi secara alami, seperti melalui variasi siklus matahari. Namun sejak tahun 1800-an, sejak penggunaan bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak gas, dan aktivitas manusia telah menjadi penyebab utama perubahan iklim.

======

[KATEGORI]: Konten yang menyesatkan.

======

Advertisement

[SUMBER]: https://perma.cc/ZU2D-XUXC

======

[NARASI]: Perubahan iklim adalah Hoax

======

[PENJELASAN]: Beredar sebuah klaim di media sosial bahwa perubahan iklim adalah sebuah hasil dari rekayasa.

Namun setelah dilakukan penelusuran klaim tersebut tidak benar.

Advertisement

Faktanya, Video yang disebutkan berasal dari akun YouTube CapitalClubCuts pada 30 April 2023 dan telah diunggah ulang di akun YouTube lain. Dalam video tersebut, Luke Belmar, seorang influencer dan pendiri Capital Club, berbicara tentang perubahan iklim. Belmar menyebut perubahan iklim sebagai “hoax” yang diciptakan oleh institusi besar. Sebagai latar belakang, Luke Belmar dikenal membuat konten seputar investasi, pemasaran digital, dan mata uang kripto.

Namun, secara ilmiah, perubahan iklim adalah perubahan jangka panjang dalam suhu dan pola cuaca, yang dapat terjadi secara alami, seperti melalui variasi siklus matahari. Akan tetapi, sejak tahun 1800-an, aktivitas manusia, terutama penggunaan bahan bakar fosil (batu bara, minyak, dan gas), telah menjadi penyebab utama perubahan iklim. Pembakaran bahan bakar fosil ini menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida dan metana, yang berfungsi seperti selimut yang memerangkap panas di atmosfer bumi, meningkatkan suhu global.

Menurut laman UN Indonesia, konsentrasi gas rumah kaca saat ini berada pada level tertinggi dalam dua juta tahun terakhir. Akibatnya, suhu bumi sekarang 1,1°C lebih hangat dibandingkan akhir tahun 1800-an, dan dekade 2011-2020 menjadi yang terpanas dalam catatan sejarah. Dampak dari perubahan iklim ini sudah dirasakan, termasuk kekeringan hebat, kelangkaan air, kebakaran hutan, naiknya permukaan laut, pencairan es di kutub, badai yang semakin dahsyat, dan penurunan keanekaragaman hayati.

NASA menyatakan bahwa 97% ilmuwan iklim aktif sepakat bahwa pemanasan global saat ini disebabkan oleh aktivitas manusia. Selain itu, U.N.’s Intergovernmental Panel on Climate Change dalam laporannya menyebutkan bahwa ada probabilitas 95-100% bahwa peningkatan suhu rata-rata global sejak 1951 disebabkan oleh aktivitas manusia. Untuk mengatasi perubahan iklim, PBB dalam laporan tahun 2018 menyarankan pembatasan kenaikan suhu global tidak lebih dari 1,5°C untuk meminimalkan dampak terburuk dan mempertahankan kondisi iklim yang layak huni. Beberapa langkah mitigasi yang diusulkan mencakup pengurangan emisi gas rumah kaca, adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, dan pendanaan untuk proyek-proyek pengurangan risiko. Perjanjian Paris juga mendorong negara-negara untuk mencapai nol emisi bersih pada tahun 2050, dengan pengurangan emisi sekitar setengahnya pada tahun 2030.

Dengan demikian klaim perubahan iklim hasil rekayasa tidaklah benar dengan kategori konten yang menyesatkan.

Advertisement

======

[REFERENSI]: https://youtu.be/dZJ6KfQcfxI?si=-uUWIkc-gyyzXuAS

https://indonesia.un.org/id/172909-apa-itu-perubahan-iklim

https://science.nasa.gov/climate-change/scientific-consensus/#*

[SALAH] Pemanasan Global Adalah Hoax, Data Menunjukkan Suhu Bumi Semakin Mendingin 0,11°C per Dekade

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...