Connect with us

Politik

Subardi Ingatkan Kelompok Ibu-Ibu di Sektor UMKM Butuh Bantuan Modal Usaha

Published

on

SLEMAN (29 Juli): Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Subardi, mendata kelompok ibu-ibu yang bergerak di sektor UMKM, terutama bidang mikro maupun kecil. Pendataan tersebut selanjutnya akan diusulkan mendapat bantuan modal usaha dan pelatihan.

Banyak pelaku usaha kecil dan mikro yang istilahnya terjebak stagnan. Mereka punya usaha tapi tidak berkembang dan juga tidak rugi. Saya ketemu dengan pelaku usaha, sekarang ibu-ibu di Ngemplak. Kita akan dampingi untuk naik kelas,” kata Subardi di Joglo Wedomartani, Ngemplak, Sleman, DIY, Kamis, (25/7).

Subardi yang ditemani Ketua NasDem Sleman, Surana, menilai kendala utama stagnansi usaha pelaku usaha mikro dan kecil adalah akses modal usaha. Minimnya literasi permodalan dan anggapan bahwa modal usaha hanya bisa lewat agunan di bank menjadi penyebab sulitnya mendapat akses modal.

Pemahaman itu membuat ibu-ibu memilih tidak ambil risiko sehingga kondisi usaha mereka sulit berkembang. Dalam pertemuan itu, Subardi mencontohkan banyak kelompok UMKM binaannya yang berkembang setelah ikut pendampingan usaha.

Banyak yang tidak mau ke bank karena bunga tinggi. Ada yang bilang repot harus pake jaminan. Saya paham, memang perlu pendampingan. Sekarang kita data, nanti akan dibantu akses modal usaha,” imbuh Subardi.

Ibu-ibu pelaku usaha yang hadir di acara itu antara lain dari usaha angkringan, warung makan, pedagang batik, penjual oleh-oleh, dan sebagian penjahit. Subardi menjelaskan, sumber daya modal bisa didapatkan dari perbankan maupun non perbankan. Khusus non perbankan, terdapat skema pembiayaan khusus UMKM.

“Di bank pemerintah bisa KUR (Kredit Usaha Rakyat), bisa sampai Rp500 juta. Kalau non bank bisa ke PNM (Permodalan Nasional Madani). Program PNM Mekar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) ada skema ultra mikro (UMi) tanpa agunan,” lanjut anggota Komisi VI DPR RI itu.

Selanjutnya kelompok usaha ibu-ibu akan diajukan untuk mendapat izin usaha. Jika izin usaha atau NIB sudah didapatkan, maka kegiatan usaha lebih lancar dan terlindungi dengan berbagai program jaminan usaha. (NK/dis/*)

Advertisement

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...