Politik
Bob Hasan Optimistis Baleg DPR Bisa Tuntaskan 8 RUU pada 2026
Published
1 jam agoon
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI optimistis dapat mengejar target penyelesaian 60–70 persen Rancangan Undang-Undang (RUU) yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Optimisme tersebut didasarkan pada progres pembahasan sejumlah RUU yang saat ini tengah berjalan.
Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, mengatakan capaian tersebut masih sangat memungkinkan untuk diwujudkan. Bahkan, Baleg berpeluang menyelesaikan tujuh hingga delapan RUU sepanjang 2026.
“Baleg di tahun 2026 ini berpotensi mampu mengejar target capaian 60–70 persen daripada target Prolegnas Prioritas RUU atas inisiatif Baleg,” ujar Bob Hasan dalam Rapat Pleno Pembahasan Rancangan Jadwal Pembahasan RUU oleh Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Menurut Bob, peluang tersebut juga terbuka dengan adanya pengajuan RUU terkait Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan usulan Komisi II DPR RI. Kedua RUU tersebut memiliki ruang pembahasan yang relatif terbatas karena hanya mencakup beberapa pasal, khususnya terkait pajak pariwisata.
“Jikalau ada pengajuan Rancangan Undang-Undang NTT dan NTB bisa segera kita selesaikan juga, karena itu hanya beberapa pasal saja per undang-undang terkait dengan pajak pariwisata,” kata Pejuang Politik Fraksi Partai Gerindra itu.
Apabila kedua RUU tersebut dapat diselesaikan, Baleg diproyeksikan mampu menuntaskan tujuh hingga delapan RUU pada tahun ini. Bob menilai capaian tersebut dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan produktivitas legislasi pada tahun-tahun berikutnya.
“Artinya, seperti dimungkinkan besok ke depan kita tingkatkan lagi, bisa sembilan sampai sepuluh,” ucapnya.
Untuk mendukung percepatan pembahasan, Baleg meminta tim ahli segera menyelesaikan matriks bahan penyusunan RUU yang akan disampaikan kepada fraksi-fraksi untuk dipelajari secara lebih mendalam. Persiapan tersebut diharapkan dapat membuat proses pembahasan berjalan lebih efektif.
Selain itu, fraksi-fraksi juga diminta segera menentukan anggota yang akan terlibat dalam Panitia Kerja (Panja) pada rapat kerja bersama pemerintah. Pengaturan komposisi Panja turut menjadi perhatian agar tidak terjadi rangkap keanggotaan yang berpotensi menghambat pembahasan RUU.
Dengan pengaturan jadwal dan pembagian kerja yang lebih terarah, Baleg optimistis target penyelesaian RUU Prolegnas Prioritas 2026 dapat tercapai.
WNA Overstay karena Bencana, Yan Permenas Dorong Aturan Imigrasi Lebih Fleksibel
Bob Hasan Optimistis Baleg DPR Bisa Tuntaskan 8 RUU pada 2026
Dari Surabaya ke Pasar Internasional, Bambang Haryo Dorong Cahaya Agro Naik Kelas
Menhan Beri Pesan ke Prajurit Yonif TP 842/Badak Sakti: Dekat dengan Rakyat, Jaga Kemampuan Tempur
Presiden Prabowo Perintahkan KSAL Bergerak, 11 Kapal Sisir Perairan Cari 5 Jurnalis
Menhan Tinjau Yonif TP 878/Galuh Pakuan, Tekankan Kesiapan Satuan dan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
Kapal JMSDF JS Kunisaki Tiba di Kalimantan Barat, Dukungan Jepang untuk Penanganan Karhutla Siap Dioperasionalkan
Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Wapres Tekankan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

