Connect with us

Politik

NasDem Ingin Berkontribusi Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional

Published

on

JAKARTA (7 Agustus): Anggota Komisi IV DPR RI yang juga Ketua DPP Partai NasDem Bidang Pertanian, Peternakan dan Kemandirian Desa, Sulaeman L Hamzah mengungkapkan, Partai NasDem menggelar Focus Group Discussion (FGD) hingga tiga kali terkait ketahanan pangan nasional, karena ingin merumuskan aksi nyata agar kehadirannya dirasakan petani, dan berkontribusi dalam mendorong tercapainya kedaulatan pangan nasional.

Dalam FGD yang dilangsungkan secara online tersebut Sulaeman mengungkapkan tiga topik utama yang sudah dilakukan. Pertama permasalah pangan dan pertanian yang dihadapi oleh petani. Kedua, peran dan fungsi Partai NasDem dalam menghadapi permasalahan pangan dan yang ketiga, program dan kegiatan yang perlu didorong pada tingkat pusat dan daerah.

Persoalan kemiskinan di pedesaan, data dari BPS (Biro Pusat Statistik) menunjukkan 70.000 desa atau setara 87%, sumber penghasilan utama penduduk pedesaan berasal dari pertanian. Namun, produktivitas dan pendapatan usaha relatif rendah sehingga kemiskinan, pengangguran dan rawan pangan cenderung meningkat,” ungkap Sulaeman, Selasa (6/8).

Sejauh ini, tambah Sulaeman, komoditas padi berkontribusi paling besar terhadap penghasilan penduduk desa, yakni berkisar 44%. Artinya pembangunan pertanian sangat penting dalam pengentasan kemiskinan, pengangguran dan rawan pangan.

Sejauh ini, masalah yang dihadapi sektor pertanian, antara lain dampak perubahan iklim, sarana produksi, konversi dan kualitas lahan, pendidikan dan usia petani, jumlah penyuluhan yang sedikit, irigasi, keterbatasan akses, keamanan global, tingginya impor komoditas hingga ketergantungan pada beras,” terang Sulaeman.

Legislator NasDem dari Dapil Papua Selatan yang akan kembali duduk di kursi Senayan pada periode 2024-2029 ini menambahkan peran strategis Partai NasDem adalah perlu keterlibatan anggota legislatif dan eksekutif Partai NasDem untuk menghasilkan kebijakan yang berpihak pada petani dan peningkatan produktivitas pangan.

Misalnya, pengembangan komoditas pertanian unggulan daerah, penguatan pangan lokal, pendampingan dan pembinaan kepada petani, dan demplot percontohan petani Partai NasDem. Secara konkret, yang bisa dilakukan adalah gerakan sarapan nasi jagung, sagu, umbi-umbian, dan lainnya, lomba cipta produk berbasis pangan, dan gerakan 1 (satu) hari No-Nasi,” jelas Sulaeman.

Narasumber lain yang ikut menyumbangkan pemikirannya adalah Aris Arif Mundayat, dosen Universitas Sebelas Maret dan Universitas Gadjah Mada, sekaligus peneliti yang mengangkat topik “Lumbung Pangan Berbasis Ideologi Gotong Royong, Sebagai Respon Kritis Atas Problem Kebangsaan, yakni Transformasi dari Citizen menjadi Market-tizen.”

Advertisement

Kemudian, fasilitator dan staf pengajar Akademi Bela Negara NasDem, Agustinus Moruk Taek, M.A., yang secara khusus memproyeksikan strategi pengimplementasian kebijakan pangan melalui struktur Partai NasDem.

Selain itu anggota Bidang Pertanian, Peternakan dan Kemandirian Desa Ayep Zaki yang menawarkan Rumah Pangan NasDem (Rumpanas). Program Rumpanas merupakan program pemberdayaan komunitas berbasis komoditas daerah masing-masing yang diintervensi secara holistik oleh struktur Partai NasDem dari hulu sampai hilir. Program Rumpanas diinisiasi oleh inspirasi produk Ayep Zaki yakni Rumah Tempe Azaki. Produk pangan ‘Azaki’ telah berhasil untuk diujicobakan kualitasny di manca negara.(RO/*)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...