Connect with us

Politik

Sahroni Dorong Aturan Spesifik Larangan Konsumsi Daging Non-Pangan

Published

on

JAKARTA (9 Agustus): Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendorong agar dibuat aturan setingkat undang-undang (UU) terkait larangan konsumsi daging non-pangan.

Dorongan tersebut disampaikan Sahroni menyikapi temuan konsumsi daging kucing yang dilakukan NY, 63, warga Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Ahmad Sahroni juga menyampaikan aturan spesifik larangan mengonsumsi daging non-pangan belum ada. Aturan yang ada, UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan serta UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dinilai belum cukup melarang konsumsi daging anjing dan kucing.

Belakangan yang seperti ini lagi marak-maraknya. Kemarin truk pengangkut anjing diduga untuk dikonsumsi ke Solo, sekarang pria makan kucing di Semarang. Saya rasa ada urgensi untuk mulai dibahasnya undang-undang yang mengatur dan melarang secara spesifik tentang larangan mengonsumsi hewan peliharaan non-pangan,” tegas Sahroni dalam keterangannya, Jumat (9/8).

Legislator NasDem yang akan kembali duduk di kursi Senayan pada periode 2024-2029 itu menyebut aturan spesifik larangan konsumsi daging non-pangan dibutuhkan. Sehingga, ada payung hukum yang jelas dalam penindakan.

Karena selama ini, penindakannya masih belum holistik. Beberapa diatur oleh perda, seperti di Semarang ini, dan beberapa lainnya dengan pasal penganiayaan hewan. Ini sangat kurang menurut saya,” tukas Sahroni.

Legislator NasDem dari Dapil Jakarta III (Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu) itu juga menilai konsumsi daging hewan non-pangan bakal mengganggu kesehatan jika terus dibiarkan. Sejumlah penyebabnya adalah diproses tanpa melalui prosedur yang layak.

Advertisement

Ini bisa sangat berbahaya buat kesehatan masyarakat. Karena kucing dan anjing ini, kan, memang tidak diperuntukkan untuk dikonsumsi manusia. Jadi ketika mereka tangkap sendiri, olah sendiri, makan sendiri, maka sangat mungkin terjadi hal-hal yang berbahaya buat kesehatan masyarakat,” sebut dia.

Daging anjing dan kucing juga dinilai tidak sehat sebab berpotensi terpapar virus berbahaya buat kesehatan manusia.

Misalnya jadi tertular rabies, toksoplasma, virus atau apa pun karena dagingnya enggak jelas aman atau tidak,” sambungnya.

Selain itu, Sahroni meminta masyarakat menghindari kepercayaan-kepercayaan mengonsumsi daging non-pangan seperti memiliki khasiat khusus.

Mendingan makan daging ayam, ikan, tahu, tempe, sayuran. Itu lebih terjamin kesehatannya daripada konsumsi daging kucing. Selain itu, saya juga minta polisi bersama para nakes, harus pro aktif sosialisasikan ke masyarakat, terutama di wilayah yang sering ada kasus seperti ini. Bukannya sehat malah sakit karena makanan mereka tak aman,” ujar dia.

Sebelumnya, NY, 63, warga Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditangkap karena makan daging kucing. Atas perbuatannya, NY telah ditetapkan sebagai tersangka.

Saat mendatangi lokasi kejadian, polisi menemukan tumpukan tulang. Kapolsek Gunung Pati Kompol Agung Raharjo menyebut NY beralasan mengonsumsi kucing untuk mengobati diabetes yang dialami dirinya. NY juga mengaku telah mengonsumsi daging kucing selama tiga tahun.

(medcom/*)

Advertisement

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...