Politik
Prabowo Luncurkan Stimulus Ekonomi 8+4+5, Kawendra : Bentuk Nyata Keberpihakan/Kepekaan Pemerintah
Published
11 bulan agoon
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan paket Stimulus Ekonomi 8+4+5 sebagai bagian dari strategi pemerintah memperkuat daya tahan ekonomi nasional. Paket ini terdiri dari delapan program akselerasi pada 2025, empat program yang diperpanjang hingga 2026, serta lima program khusus untuk mendukung penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Rangkaian kebijakan tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari bantuan pangan, program magang bagi lulusan baru perguruan tinggi, keringanan pajak di sektor pariwisata, subsidi asuransi bagi pekerja transportasi daring dan logistik, hingga program padat karya tunai di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan stimulus ini mampu menggerakkan konsumsi masyarakat, memperkuat UMKM, serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika global.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, menyampaikan apresiasinya atas langkah yang diambil pemerintah. Menurutnya, stimulus ini adalah bukti nyata keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat.
“Stimulus Ekonomi 8+4+5 yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo merupakan wujud nyata kepekaan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Kita sangat mengapresiasi hal tersebut,” ujar Kawendra dalam keterangannya, Rabu (17/9/2025).
Ia menambahkan, kebijakan ini tidak hanya memberi dampak jangka pendek, tetapi juga strategis dalam jangka panjang karena menyasar sektor yang mampu menyerap tenaga kerja sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2025 berada di kisaran 5,2 persen. Dengan dukungan paket Stimulus Ekonomi 8+4+5, perekonomian Indonesia diharapkan semakin inklusif, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
You may like
Menhan RI Hadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026
Sekjen Kemhan RI Beri Pesan kepada Dua Kadet Unhan RI yang Akan Menempuh Pendidikan di Amerika Serikat
Menhan Sjafrie Hadiri Peluncuran Motor Listrik Nasional Beserta Ekosistem Pendukung di Cikarang
Wapres Dorong Digitalisasi Usaha Desa untuk Perluas Pasar Internasional
Menhan Sjafrie Kunjungi Yonif TP 942/Arya Wangsakara
Wamenhan Tegaskan Pengelolaan BMN Kemhan dan TNI Harus Tertib, Transparan, dan Akuntabel
M. Husni Kecam Promosi Miras Gunakan Ayat Al-Qur’an, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas
Habiburokhman Tegaskan Keadilan Nomor Satu dalam Penerapan KUHP Baru
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

