Politik
Himmatul Aliyah Soroti Dampak Seleksi Mandiri PTN terhadap Perguruan Tinggi Swasta
Published
3 jam agoon
Komisi X DPR RI menyoroti dampak pelaksanaan seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) terhadap penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi swasta (PTS). Porsi penerimaan melalui jalur mandiri PTN yang terus meningkat dinilai perlu dievaluasi agar ekosistem pendidikan tinggi nasional dapat berkembang secara seimbang.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan di hadapan civitas akademika Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang, Banten, pada Jumat (2/10/2026).
Ia mengungkapkan bahwa Panitia Kerja (Panja) Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Komisi X DPR menemukan adanya ketimpangan pertumbuhan jumlah mahasiswa antara PTN dan PTS, serta persoalan transparansi dalam tata kelola seleksi mandiri.
“Ekosistem penerimaan mahasiswa baru di PTN dan PTS menunjukkan belum berkeadilan dan belum berdampak luas kepada perluasan akses pendidikan tinggi nasional,” tegas Himmatul.
Himmatul menjelaskan, berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 3 Tahun 2026, terdapat tiga jalur penerimaan mahasiswa baru PTN, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri (SM). Pelaksanaan seluruh jalur tersebut harus berpedoman pada prinsip keadilan, akuntabilitas, fleksibilitas, efisiensi, transparansi, serta bebas konflik kepentingan.
“Dari tiga jalur tersebut, kami ingin mendapatkan informasi mengenai kondisi dan permasalahan serta evaluasi Untirta dan perguruan tinggi yang hadir hari ini terkait SPMB 2026. Utamanya dalam hal jalur tes, kuota kampus, proses tes, jumlah pendaftar, dan calon mahasiswa yang diterima,” tuturnya.
Srikandi Fraksi Partai Gerindra ini mengungkapkan data yang menjadi perhatian serius Panja SPMB. Sebanyak 61,1 persen dari 1.081 PTS yang dianalisis mengalami penurunan jumlah mahasiswa baru. Kondisi ini berkorelasi langsung dengan meningkatnya porsi penerimaan melalui jalur mandiri PTN yang menyerap calon mahasiswa yang sebelumnya berpotensi masuk ke PTS.
Dalam kunjungan kerja tersebut, para rektor perguruan tinggi swasta se-Banten diberikan kesempatan untuk menyampaikan kondisi dan kendala yang dihadapi masing-masing kampus. Masukan dari lapangan ini, kata Himmatul, menjadi bahan penting bagi Komisi X DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus merumuskan rekomendasi perbaikan tata kelola SPMB.
“Tujuannya agar perluasan akses pendidikan tinggi dapat berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.
You may like
Rokhmat Ardiyan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kuningan Terdampak Kekeringan
HUT ke-18 PIRA, Novita Wijayanti Dorong Perempuan Tak Takut Deteksi Dini Kanker
Abdul Wachid Dorong Perhatian Khusus Kesejahteraan Pendidik Sekolah Rakyat Berbasis Asrama
Bob Hasan: Baleg Buka Peluang Revisi UU DKJ Masuk Prioritas Prolegnas 2027
Himmatul Aliyah Soroti Dampak Seleksi Mandiri PTN terhadap Perguruan Tinggi Swasta
Kunjungi Pasar Cipinang, Titiek Soeharto Tegaskan Cadangan Beras 4,8 Juta Ton Cukup Penuhi Kebutuhan
Presiden Prabowo Tekankan Komunikasi Pemerintah sebagai Alat Persatuan Nasional
Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

