Politik
Kunjungi Pasar Cipinang, Titiek Soeharto Tegaskan Cadangan Beras 4,8 Juta Ton Cukup Penuhi Kebutuhan
Published
3 jam agoon
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, menegaskan ketersediaan cadangan beras nasional dalam kondisi aman dan mencukupi. Berdasarkan peninjauan saat memimpin Komisi IV berkeliling langsung ke gudang-gudang penyimpanan dan berdialog dengan para pedagang serta pemilik kios, stok beras dipastikan melimpah dengan pasokan yang lancar dari berbagai daerah sentra produksi seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa stok berasnya cukup, ada, aman, dan harganya juga stabil serta terjangkau oleh masyarakat,” ujar Titiek Soeharto, sapaan akrab Siti Hediati Soeharto, saat doorstop di hadapan awak media dan Parlementaria usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Srikandi Fraksi Partai Gerindra tersebut merinci bahwa cadangan beras nasional saat ini berada di angka yang sangat aman, yakni mencapai 4,8 juta ton. Dengan ketersediaan stok yang melimpah tersebut, Titiek Soeharto mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir akan potensi kelangkaan pangan.
“Jadi tidak usah khawatir bahwa kita akan kelangkaan beras. Kalau stoknya banyak berarti harganya bisa terkendali, tidak berfluktuasi, tidak bisa diatur lagi. Yang penting tidak ada sekarang orang-orang yang bisa atur-atur harga beras sampai harganya bisa tinggi sehingga tidak terjangkau oleh konsumen,” ucapnya.
Lebih lanjut, Titiek Soeharto mengapresiasi capaian sektor pangan nasional yang kini sepenuhnya mengandalkan produksi dalam negeri tanpa perlu melakukan impor. Menurutnya, tingginya angka produksi ini menjadi indikator positif atas kemajuan kesejahteraan para petani di tanah air.
“Yang penting kita ini tidak impor lagi. Semuanya sudah diproduksi dalam negeri. Ini alhamdulillah, dan dengan produksi yang sekian banyak berarti petani kita maju dan mudah-mudahan bisa makmur ke depannya,” terangnya.
Dari hasil peninjauannya langsung ke sejumlah kios, kualitas beras yang dijual di pasaran dinilai sangat baik, bervariatif sesuai kebutuhan konsumen, dan dipatok dengan harga yang wajar serta terkendali. Tingginya perputaran barang di Pasar Induk Beras Cipinang juga dibaca sebagai sinyal positif menguatnya daya beli masyarakat serta indikator kebangkitan ekonomi kerakyatan.
“Kita memastikan beras ini didistribusikan dari produsen ke pasar dan juga dari Bulog ke pasar secara efektif dan efisien, dan dari situ disalurkan lagi ke pengecer-pengecer dan nanti sampai ke masyarakat konsumen dengan harga yang terjangkau, harga yang baik, kemudian kualitas yang baik juga,” ungkap Titiek.
Menutup kunjungannya, Titiek Soeharto mengapresiasi Perum Bulog, para buruh angkut, serta para pemilik kios di Pasar Induk Beras Cipinang yang telah bekerja keras menjaga stabilitas distribusi pangan nasional. “Kepada Bapak Ibu yang kerja di sini, para buruh-buruh angkut, para pemilik kios-kios, kami doakan semoga sehat walafiat dan tetap kerja keras untuk memajukan Indonesia,” pungkasnya.
You may like
Rokhmat Ardiyan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kuningan Terdampak Kekeringan
HUT ke-18 PIRA, Novita Wijayanti Dorong Perempuan Tak Takut Deteksi Dini Kanker
Abdul Wachid Dorong Perhatian Khusus Kesejahteraan Pendidik Sekolah Rakyat Berbasis Asrama
Bob Hasan: Baleg Buka Peluang Revisi UU DKJ Masuk Prioritas Prolegnas 2027
Himmatul Aliyah Soroti Dampak Seleksi Mandiri PTN terhadap Perguruan Tinggi Swasta
Kunjungi Pasar Cipinang, Titiek Soeharto Tegaskan Cadangan Beras 4,8 Juta Ton Cukup Penuhi Kebutuhan
Presiden Prabowo Tekankan Komunikasi Pemerintah sebagai Alat Persatuan Nasional
Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

