Politik
Karhutla Meluas, Abdul Wachid Minta BNPB dan BPBD Perkuat Respons Cepat
Published
6 hari agoon
Komisi VIII DPR RI mendorong penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Langkah ini dinilai penting karena karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah, seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Laut.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengatakan penanganan karhutla membutuhkan sinergi dan koordinasi yang kuat antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, BPBD kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Komisi VIII DPR RI mendorong jajaran BNPB, BPBD Kalimantan Selatan, dan juga BPBD kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, termasuk stakeholders terkait, untuk memperkuat mitigasi, meningkatkan kapasitas dalam penanggulangan bencana, dan memberikan respons cepat setiap terjadi bencana karhutla,” tegas Wachid saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Kalimantan Selatan, Jumat (28/8/2026).
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menilai penguatan kesiapsiagaan harus menjadi perhatian serius mengingat tingginya kejadian bencana di Indonesia. Berdasarkan data BNPB yang disampaikan dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI pada 10 Juni 2026, jumlah bencana sepanjang 2021 hingga 2026 cenderung fluktuatif, tetapi selalu berada di atas 3.500 kejadian per tahun. Pada 2021 dan 2023, jumlahnya bahkan mencapai sekitar 5.400 kejadian.
Sementara itu, hingga Juni 2026 tercatat 1.051 kejadian bencana di Indonesia. Bencana tersebut menyebabkan 243 orang meninggal dunia, 1.700 orang luka-luka, 13 orang hilang, dan sekitar 2,6 juta orang mengungsi.
Menurut Wachid, bencana memang tidak dapat sepenuhnya dihindari. Namun, risiko dan dampaknya dapat ditekan melalui penguatan kesiapsiagaan, mitigasi, edukasi kebencanaan, serta sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi.
“Bencana memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi dampaknya bisa diminimalisir dengan memperkuat kesiapsiagaan bencana, baik melalui mitigasi, sosialisasi sadar bencana, serta penyediaan fasilitas penanggulangan bencana melalui sistem informasi bencana yang terpadu,” ujarnya.
Karena itu, kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI ke Kalimantan Selatan dilakukan tidak hanya untuk melihat kondisi karhutla, tetapi juga mengevaluasi kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana serta mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan.
Wachid menegaskan, temuan selama kunjungan akan menjadi bahan evaluasi Komisi VIII DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terhadap kinerja BNPB.
“Dalam konteks itulah kami ingin mendengar bagaimana BPBD Kalimantan Selatan bekerja untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana, termasuk apa saja kendala yang dihadapi dalam penanggulangan bencana, sebagai bahan masukan kami saat melakukan Rapat Kerja dengan BNPB,” pungkasnya.
You may like
Kabacadnas Kemhan Hadiri Konferensi NGAUS 2026 Di Amerika Serikat Untuk Pengembangan Komponen Cadangan
Ditjenpas Percepat Kepesertaan Jaminan Kesehatan bagi Tahanan, Narapidana, dan Anak Binaan
Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah
Konflik Agraria Muara Tae dan Rakawuta, Fraksi PKB: Jangan Ada Perampasan Hak dan Kriminalisasi Warga
Menteri Imipas Agus Andrianto Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen
4,2 Juta Jiwa Terdampak Karhutla, Legislator Rina Saadah Desak Penguatan Pencegahan
Inilah Syarat Mendapat Bantuan Bedah Rumah di Tangsel
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

