Connect with us

Politik

Andi Amar Sulaiman Dukung Tambahan Anggaran MA Rp7,68 Triliun untuk Kesejahteraan Hakim dan Panitera

Published

on

Komisi III DPR RI menyatakan dukungan terhadap usulan tambahan pagu anggaran Mahkamah Agung (MA) sebesar Rp7,68 triliun dari total pagu indikatif Rp10,88 triliun untuk Tahun Anggaran 2026. Tambahan ini diharapkan mendongkrak kesejahteraan para hakim, khususnya di daerah yang masih hidup dalam keterbatasan.

Anggota Komisi III DPR RI, Andi Amar Maruf Sulaiman, menekankan pentingnya pemanfaatan anggaran tambahan tersebut untuk memenuhi hak keuangan dan fasilitas para hakim, termasuk penyediaan perumahan.

“Saat ini baru tersedia 3.000 unit rumah dari total 8.000 hakim. Masih ada kekurangan sekitar 5.000 unit,” ujar Andi Amar dalam rapat kerja bersama MA, Komisi Yudisial (KY), dan Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (9/7/2025).

Menurutnya, persoalan perumahan kerap menjadi aspirasi utama para hakim saat kunjungan kerja DPR ke daerah. Ia pun memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan hakim, salah satunya melalui kebijakan kenaikan gaji dan tunjangan.

“Dengan tambahan anggaran ini, harapannya hakim bisa fokus mengurus perkara, bukan masalah pribadi,” tegasnya.

Advertisement

Senada, anggota Komisi III Sudin mengapresiasi langkah Presiden menaikkan gaji hakim sebagai bentuk respons terhadap kondisi mereka di lapangan, yang kerap masih mengontrak dan minim fasilitas. Namun ia mengingatkan agar peningkatan kesejahteraan ini juga dibarengi pengawasan terhadap profesionalisme dan integritas hakim.

Sudin juga menyoroti kondisi panitera pengadilan yang tak kalah penting, namun sering terabaikan. Banyak dari mereka bukan PNS, memiliki honor minim, dan bahkan harus menggunakan laptop pribadi yang sudah usang untuk menunjang kerja.

“Panitera itu seperti tukang masak. Kalau alatnya tidak mendukung, hasilnya juga tidak maksimal,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Rudianto Lallo dari Fraksi NasDem. Ia menegaskan dukungan terhadap permintaan tambahan anggaran MA dan mendorong agar Komisi III memperjuangkannya di Badan Anggaran DPR.

“Kesejahteraan hakim dan panitera harus menjadi prioritas dalam penguatan lembaga peradilan,” tandasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...