Politik
Bahtra: Penyesuaian Dasar Hukum 10 Daerah Menuju Konstitusi yang Selaras
Published
1 tahun agoon
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menegaskan bahwa DPR RI berkomitmen penuh dalam mewujudkan harmonisasi dasar hukum pemerintahan daerah agar selaras dengan konstitusi yang berlaku saat ini, yakni Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Menurut Bahtra, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait 10 kabupaten/kota yang saat ini tengah dibahas dalam rapat kerja merupakan bentuk penyesuaian terhadap dasar hukum lama yang masih merujuk pada konstitusi sebelumnya, yaitu UUD Sementara Tahun 1950 (UUDS 1950).
“RUU 10 Kabupaten/Kota ini merupakan penyesuaian terhadap undang-undang lama yang masih mengacu pada UUDS 1950. Tujuannya agar dasar hukum daerah-daerah tersebut sesuai dengan konstitusi saat ini. Misalnya, Kabupaten Kolaka yang kini telah dimekarkan menjadi tiga kabupaten, atau Kabupaten Konawe yang juga mengalami pemekaran,” jelas Bahtra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/7/2025).
Politisi Partai Gerindra ini juga menegaskan bahwa substansi utama dari 10 RUU tersebut menyangkut pengaturan otonomi daerah, termasuk pengakuan terhadap karakteristik dan potensi lokal yang ada di masing-masing wilayah.
“Nanti akan kita masukkan muatan-muatan penting yang mencerminkan karakteristik setiap daerah, agar potensi yang ada dapat dimaksimalkan,” tambahnya.
RUU 10 Kabupaten/Kota ini sebelumnya telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-15 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024–2025 sebagai RUU Usul Inisiatif DPR RI. Saat ini, Panja telah terbentuk dan pembahasan intensif tengah berlangsung.
Adapun 10 daerah yang masuk dalam RUU ini meliputi:
- RUU tentang Kabupaten Gorontalo
- RUU tentang Kota Gorontalo
- Provinsi Sulawesi Tenggara:
- RUU tentang Kabupaten Buton
- RUU tentang Kabupaten Kolaka
- RUU tentang Kabupaten Konawe
- RUU tentang Kabupaten Muna
- RUU tentang Kabupaten Bolaang Mongondow
- RUU tentang Kabupaten Sangihe
- RUU tentang Kabupaten Minahasa
- RUU tentang Kota Manado
Dengan penyesuaian ini, DPR RI berharap pengelolaan pemerintahan daerah dapat berjalan lebih efektif, berlandaskan hukum yang kuat, dan mampu mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Momen Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, Wapres Motivasi Pemuda Berkontribusi untuk Bangsa
Sekjen Kemhan Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Tak Larut dalam Seremoni, Gerindra NTT Bergerak Bantu Korban Gempa di Sikka
Gempa NTT Jadi Perhatian DPR, Bambang Haryadi Dorong Fraksi Bergerak Bersama
Gerindra Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa
Bukan Sekadar Simpati, Gerindra Turun Langsung Bantu Korban Gempa NTT
Bukan Sekadar Seremoni, DPD Gerindra Aceh Wujudkan Semangat Kemerdekaan dengan Berbagi
Presiden Prabowo Pimpin Ziarah Nasional, Kenang Jasa Para Pahlawan di TMP Kalibata
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

