Politik
Endang Setyawati Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Data dan Keadilan
Published
3 jam agoon
Komisi IV DPR RI menegaskan penyelesaian konflik agraria, sengketa lahan pertanian, dan perambahan kawasan hutan membutuhkan koordinasi lintas kementerian serta political will yang kuat dari pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, saat merespons audiensi dan penyerapan aspirasi masyarakat terkait tumpang tindih lahan dan status kawasan hutan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Menurut Endang, persoalan agraria yang terjadi di berbagai daerah kerap berulang akibat lemahnya koordinasi dan masih adanya ego sektoral antar kementerian/lembaga, seperti Kementerian Kehutanan, Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
“Persoalan yang disampaikan masyarakat ini sebetulnya klasik tapi sering terjadi berulang kali. Kenapa? Karena tidak ada koordinasi yang baik antar-kementerian dan butuh political will yang kuat,” ujar Endang.
Srikandi Gerindra itu menilai penyelesaian konflik agraria harus menjadi bagian dari kebijakan nasional yang konsisten dan berbasis data teknis. Termasuk dalam pelepasan kawasan hutan untuk masyarakat, pemerintah harus memastikan kebijakan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat.
“Kita harus pastikan skema pelepasan kawasan hutan ini benar-benar untuk masyarakat. Pengusaha-pengusaha hutan yang nakal harus diberi sanksi tegas, jangan sampai justru dimanfaatkan oleh pihak korporasi,” tegas Legislator Dapil Jawa Barat III tersebut.
Selain persoalan lahan, Endang mendorong penguatan riset dan inovasi di sektor pertanian serta kehutanan. Menurutnya, riset berbasis keanekaragaman hayati dan varietas unggul penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan produk pertanian yang telah teruji secara ilmiah.
Aspirasi tersebut merupakan tindak lanjut dari dokumen yang disampaikan Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN-MP) dalam RDPU bersama Komisi IV DPR RI. Sejumlah persoalan yang disampaikan antara lain sengketa lahan eks HGU di Sumatera Utara dan Sukabumi, penetapan kawasan hutan di Pesisir Selatan, tumpang tindih kawasan hutan di Sulawesi Tenggara, serta persoalan irigasi pertanian di Subang Barat, Jawa Barat.
Seluruh aspirasi dan data tersebut akan dihimpun serta dikoordinasikan DPR RI bersama kementerian terkait untuk merumuskan penyelesaian yang adil bagi masyarakat.
Sekjen Kemhan Pimpin Acara Penganugerahan BMN Awards Kemhan dan TNI TA 2026
Haji 2026 Dinilai Lancar, Abdul Wachid Soroti Kekurangan SDM di Daerah
Koperasi Bermasalah Disorot, Kawendra Desak Audit Forensik dan Pengawasan Digital
M. Husni: Kemerdekaan Harus Dirasakan Lewat Kesejahteraan dan Kemajuan Rakyat
Endang Setyawati Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Data dan Keadilan
Kabar Baik Guru PPPK, Dasco Ungkap Status Kepegawaian Segera Difinalisasi
La Tinro Dorong RUU Komoditas Strategis, Indonesia Harus Mampu Tentukan Harga Sendiri
Dasco: Perpres Ojol Segera Terbit, Tarif Orang, Barang, dan Makanan Akan Diatur
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

