Connect with us

Politik

Endipat Dorong Regulasi Komprehensif Ruang Udara Jelang Lonjakan Penerbangan Domestik

Published

on

Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Pengelolaan Ruang Udara DPR RI, Endipat Wijaya, menegaskan pentingnya Indonesia memiliki satu payung hukum komprehensif dalam mengelola ruang udara nasional. Hal ini menjadi krusial seiring proyeksi International Air Transport Association (IATA) bahwa Indonesia akan menjadi pasar penerbangan domestik terbesar keempat dunia pada 2030.

“Data Kementerian Perhubungan menunjukkan lonjakan penerbangan dari 454 ribu menjadi lebih dari 1 juta keberangkatan dalam beberapa tahun terakhir. IATA bahkan memproyeksikan Indonesia akan berada di posisi keempat pasar domestik global,” ujar Endipat saat Kunjungan Kerja Pansus di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Sabtu (12/7/2025).

Menurutnya, pertumbuhan ini harus dibarengi dengan tata kelola ruang udara yang tertib dan terintegrasi. Selama ini, pengaturan ruang udara masih tersebar di berbagai regulasi sektoral, yang kerap menimbulkan disharmoni kebijakan, tumpang tindih kewenangan, dan lemahnya koordinasi penggunaan drone maupun pengawasan pesawat asing.

RUU Pengelolaan Ruang Udara, kata Endipat, disiapkan sebagai aturan induk yang mengatur perencanaan hingga pengawasan ruang udara secara terpadu dengan wilayah darat, laut, dan bawah permukaan. RUU ini merupakan usul inisiatif pemerintah dan telah masuk dalam Prolegnas Prioritas 2024, serta kembali diprioritaskan pada 2025.

Saat ini, Pansus tengah menyerap aspirasi dari berbagai daerah dan pemangku kepentingan.

Advertisement

“Kami ingin semua masukan diakomodasi agar RUU ini benar-benar menjawab kebutuhan nasional,” tegasnya.

Endipat juga menekankan komitmen DPR terhadap partisipasi publik yang bermakna, dengan memastikan masyarakat memiliki hak untuk didengar, dipertimbangkan, dan diberi penjelasan atas masukan yang disampaikan.

“Jika nanti Indonesia jadi kekuatan besar di sektor penerbangan global, kita harus sudah punya fondasi hukum yang kuat, inklusif, dan adaptif,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...