Politik
Endipat Pastikan RUU Ruang Udara Tak Timbulkan Konflik Kewenangan
Published
1 tahun agoon
DPR RI melalui Panitia Khusus (Pansus) RUU Pengelolaan Ruang Udara memastikan bahwa penyusunan rancangan undang-undang ini tidak akan menimbulkan tumpang tindih kewenangan antar instansi. Ketua Pansus, Endipat Wijaya, menegaskan bahwa tujuan utama RUU ini adalah memperkuat sinergi antar-lembaga tanpa mengganggu tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Pernyataan tersebut disampaikan Endipat saat membuka agenda Kunjungan Kerja Spesifik Pansus RUU Pengelolaan Ruang Udara DPR RI di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (12/7/2025).
“RUU ini disusun bukan untuk mengambil alih atau menimpa kewenangan yang sudah ada, melainkan untuk mengisi kekosongan hukum dalam pengelolaan ruang udara nasional,” jelasnya.
Ia menegaskan, salah satu prioritas Pansus adalah memastikan regulasi yang dibentuk tidak bertabrakan dengan aturan sektoral yang telah berjalan. Tujuannya agar tiap instansi tetap dapat bekerja optimal sesuai mandat, dengan dukungan payung hukum yang lebih kuat.
“Kalau ada kekosongan hukum yang bisa dimasukkan dalam undang-undang ini untuk memperkuat kinerja bersama, silahkan disampaikan. DPR sangat terbuka terhadap masukan,” ujar politisi Fraksi Partai Gerindra itu.
Untuk mencegah potensi konflik kepentingan maupun tumpang tindih kebijakan, Pansus DPR RI menggandeng berbagai pemangku kepentingan, termasuk Direktorat Jenderal Bea Cukai, Imigrasi, Kepolisian, TNI AU, serta pemerintah daerah.
“Semakin banyak masukan dari lapangan dan lembaga teknis, semakin baik. Semua akan kami elaborasi dalam batang tubuh undang-undang agar tidak ada pihak yang merasa kewenangannya tergerus,” tutup Endipat.
Dukung Program ASRI, DPC Gerindra Banda Aceh Gelar Gotong Royong di Objek Wisata PLTD Apung
PP PIRA Gelar Pemeriksaan Mata dan Bagikan 500 Kacamata Gratis di Serang
Sekantong Darah untuk Menyambung Kehidupan, Cara PIRA Memaknai Usia ke-18 Tahun
Rokhmat Ardiyan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kuningan Terdampak Kekeringan
HUT ke-18 PIRA, Novita Wijayanti Dorong Perempuan Tak Takut Deteksi Dini Kanker
Abdul Wachid Dorong Perhatian Khusus Kesejahteraan Pendidik Sekolah Rakyat Berbasis Asrama
Bob Hasan: Baleg Buka Peluang Revisi UU DKJ Masuk Prioritas Prolegnas 2027
Himmatul Aliyah Soroti Dampak Seleksi Mandiri PTN terhadap Perguruan Tinggi Swasta
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

