Connect with us

Politik

H. Rokhmat Ardiyan Tegaskan Komitmen Pelestarian Lingkungan di Kuningan

Published

on

Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan (HRA), kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dalam agenda Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang digelar bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Kegiatan yang turut dihadiri Anggota Komisi XII DPR RI ini menyoroti pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga alam, khususnya di Kabupaten Kuningan dan kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.

“Sejak muda saya dekat dengan alam. Kini saat dipercaya membidangi isu lingkungan, saya anggap ini tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan serius,” ujar HRA, Kamis (31/7/2025).

HRA menekankan pendekatan pentahelix sebagai strategi kolaboratif antara pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, dan media dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga menyoroti luas Taman Nasional Gunung Ciremai yang hanya sekitar 15 ribu hektare—tergolong kecil dibanding taman nasional lain di Indonesia.

Tak hanya konservasi, HRA juga menyoroti isu sampah. Dari total 200 ton sampah harian di Kuningan, hanya sekitar 100 ton yang terangkut. Sisanya kerap dibakar atau dibuang sembarangan.

Advertisement

“Ini harus dibenahi. Saya sudah sampaikan dalam RDP dengan kementerian agar dibangun sistem pengelolaan yang lebih baik, termasuk TPS modern dan konversi sampah menjadi energi,” jelasnya.

Isu lain yang disoroti adalah rendahnya produksi susu lokal dan minimnya akses air bersih di sejumlah desa seperti Pajambon, Gandasoli, Sukamukti, dan Cisantana.

“Air bersih adalah hak dasar. Kita harus pastikan ketersediaannya untuk warga dan pelaku UMKM,” tegasnya.

HRA juga mendorong pemanfaatan teknologi pengolahan sampah organik seperti budidaya maggot (BSF), namun menilai program tersebut masih memerlukan pendampingan dan riset lanjutan.

Menutup pernyataannya, HRA menegaskan bahwa pelestarian lingkungan harus dilakukan dengan semangat nasionalisme dan kerja nyata.

Advertisement

“Saya akan undang kembali Menteri Lingkungan Hidup untuk melihat langsung potensi dan kebutuhan Kuningan agar program yang dirancang benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...