Connect with us

Pemerintahan

KBRI Kuala Lumpur Pemilih Terbesar, Kemlu Sampaikan Kesiapan Pemilu di Luar Negeri

Published

on

Seluruh peserta forum tematik bakohumas Kemlu berfoto bersama  dalam acara yang dilaksanakan di Aula Kantin Diplomasi, Kemlu, Jakarta, Kamis (4/4). (Foto: Humas/Nisa)

Peserta forum tematik bakohumas Kemlu berfoto bersama dalam acara yang dilaksanakan di Aula Kantin Diplomasi, Kemlu, Jakarta, Kamis (4/4). (Foto: Humas/Nisa)

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menggelar Video Conference dengan Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) Canberra dan Singapura untuk mengecek kesiapan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) 17 April 2019 mendatang.

“Terdapat 130 PPLN di 96 Negara,” ujar Duta Besar Wajid Fauzi, Staf Ahli Bidang Manajemen Kemlu/Ketua Pokja PLN pada acara Forum Tematik Badan Koordinasi Hubungan Kemasyarakatan (Bakohumas) di Aula Kantin Diplomasi, Kemlu, Jakarta, Kamis (4/4). 

Metode pertama pemungutan suara di luar negeri, menurut Dubes Wajdi, yakni para pemilih mendatangi Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) pada tanggal 8 – 14 April 2019.

Cara kedua, menurut Dubes Wajdi, yakni dengan menggunakan Kotak Suara Keliling (KSK). “Pelayanan pemungutan suara bagi pemilih dengan cara mendatangi tempat-tempat pemilih berkumpul, bekerja dan/atau bertempat tinggal dalam satu kawasan,” ujar Dubes Wajdi.

Advertisement

Yang ketiga, menurut Dubes Wajdi, yakni dengan cara Pelayanan pemungutan suara melalui pos bagi pemilih yang tidak dapat memberikan suara di TPSLN.

Pada kesempatan itu, Dubes Wajdi menyampaikan 10 PPLN dengan Pemilih Terbesar di antaranya:
1. KBRI Kuala Lumpur: 558.873;
2. KDEI Taipei: 277.065;
3. KJRI Hong Kong: 180,232;
4. KJRI Kota Kinabalu: 140,878;
5. KJRI Kuching: 138,952;
6. KJRI Johor Baru: 133,253;
7. KBRI Singapura: 125,403;
8. KRI Tawau: 71,990;
9. KJRI Penang: 60,610;
10. KBRI Riyadh: 34,971.

KPU Hitung Hasil Pemilu Manual

Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Tanthowi, menyampaikan bahwa tinggal 13 hari lagi Pemilu sehingga bagi para politikus informasi apa pun bisa jadi pemicu.

“Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pelaksanaan Pemilu di luar negeri dilakukan Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan KPU,” ujar Pramono seraya menyampaikan bentuk kerja sama tersebut dalam Pokja.

Advertisement

Soal Daftar Pemilih Tetap (DPT), Pramono menyampaikan bahwa dari pemilu-pemilu sebelumnya selalu menjadi masalah.

“Padahal KPU telah coba setransparan dan separtisipatif mungkin. Apapun saran dari masyarakat, selalu kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Menurut Undang-Undang Nomor 7, lanjut Komisioner KPU, untuk warga yang tidak bisa menyoblos di tempat asal, diberi batasan waktu 30 hari sebelum Hari H untuk melakukan pendaftaran, karena itu sejak Januari KPU telah lakukan sosialisasi.

“Dibagi menjadi dua tahap, pengumpulan tahap awal 17 Februari 2019, tahap akhir 17 Maret 2019, walau 2 tahap masih banyak juga yang belum mengurus,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20 Tahun 2019 memperpanjang masa pendaftaran DPT sampai H-7 sebelum Pemilu atau 10 April 2019.

Advertisement

“KPU melakukan perhitungan secara manual tidak menggunakan sistem IT, untuk mencegah terjadinya pembajakan (hack),” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Pramono, KPU memiliki aplikasi Situng untuk melihat perhitungan suara, rekapitulasi, dan penetapan hasil pemilu.

“Tapi semua perhitungan dilakukan secara manual. Jangan mudah percaya hoax, terutama terkait dengan pemilu,” pungkasnya di akhir paparan.

Turut hadir dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Gun Gun Siswadi, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa, Kemenkominfo, Staf Ahli bidang Manajemen Kemenlu/Ketua Pokja PLN Besar Dubes Wajid Fauzi, Dirjen IDP Kemenlu Cecep Herawan, Pramono Ubaid Tanthowi Komisioner KPU, Duta Besar Diar Nurbintoro serta perwakilan Humas Kementerian/Lembaga. (AIT/HEN/EN)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...