Connect with us

Politik

Komisi VI DPR RI Bahas Kinerja Danantara, Kawendra Lukistian Tekankan Transparansi dan Dukungan untuk Ekraf

Published

on

Komisi VI DPR RI menggelar Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Badan Pelaksana Pengelola Danantara Rosan Roeslani, dan Direktur Holding Operasional Danantara Dony Oskaria, Rabu (23/7/2025). Agenda utama dalam rapat ini adalah membahas kinerja dan arah strategis Danantara sebagai lembaga pengelola investasi nasional.

Dalam forum tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, menyampaikan sejumlah apresiasi atas capaian Danantara, khususnya dalam meningkatkan kepercayaan global terhadap iklim investasi di Indonesia. Ia juga menyampaikan sejumlah catatan kritis terkait transparansi, pemanfaatan teknologi, serta peran Danantara dalam mendukung pelaku ekonomi kreatif (ekraf).

“Saya ingin mengapresiasi kinerja Danantara dan Kementerian BUMN. Dalam 4–6 bulan terakhir, kepercayaan global mulai terbentuk. Ada investasi besar masuk, seperti 10 miliar dolar dari 12 bank internasional dan 7 miliar dolar dari sovereign wealth fund (SWF) negara lain. Ini bukan capaian yang mudah,” ujar Kawendra.

Ia menilai kemajuan tersebut sejalan dengan arah diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang berhasil membuka kepercayaan internasional terhadap Indonesia. Meski demikian, Kawendra menekankan pentingnya peningkatan investasi teknologi internal guna memperkuat integritas dan mencegah potensi fraud di lapangan.

“Kami saat kunjungan kerja ke daerah melihat banyak celah fraud di level mitra. Hal ini bisa dimitigasi dengan teknologi. Sudah saatnya kita mendorong hadirnya sovereign fund berbasis teknologi atau deep tech untuk membantu pembiayaan yang inovatif, khususnya bagi pelaku ekraf,” paparnya.

Advertisement

Lebih lanjut, Kawendra menyoroti masih minimnya realisasi pembiayaan untuk sektor ekonomi kreatif sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah (PP) No. 24 dan Undang-Undang No. 24. Ia mendorong Danantara agar tidak bergantung pada pola pembiayaan konvensional dan menciptakan skema pembiayaan alternatif yang inklusif.

“Saya berharap kita bisa mencontoh negara lain di mana pelaku ekraf bisa fokus berkarya, bukan sibuk cari modal. Negara harus hadir. Jangan terus pakai skema bank konvensional, karena ini menyangkut nasib sekitar 40 juta pelaku ekonomi kreatif,” tegasnya.

Selain itu, Kawendra juga mengapresiasi semangat pelayanan publik Danantara yang mengusung prinsip “Melayani Sepenuh Hati.” Namun, ia mengingatkan agar semangat ini benar-benar dijalankan oleh seluruh SDM BUMN dan Danantara.

“Jangan sampai kita punya produk sendiri, tapi justru belanja produk swasta demi keuntungan pribadi. Ini pengkhianatan terhadap produk nasional. Saya harap tidak terjadi lagi,” imbuhnya.

Kawendra juga menyoroti pentingnya peran BUMN seperti Produksi Film Negara (PFN) dalam industri perfilman nasional. Ia mengkritisi ketimpangan yang terjadi dalam perlakuan terhadap film lokal dibanding film asing.

Advertisement

“PFN harus jadi garda terdepan perfilman nasional. Saat ini film asing bisa tayang berbulan-bulan, sementara film lokal baru seminggu sudah diturunkan. PFN bisa menjadi validator kualitas dan kemandirian film nasional, demi menjaga marwah bangsa,” pungkasnya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...