Connect with us

Politik

Melati Pimpin Kunjungan Komisi XIII ke Bangka Belitung, Bahas Revisi UU Perlindungan Saksi dan Korban

Published

on

Anggota Komisi XIII DPR RI, Melati, memimpin rapat kunjungan kerja spesifik di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Rabu (2/7/2025), guna menjaring masukan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Kedua atas UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Melati ditunjuk memimpin rapat oleh Wakil Ketua Komisi XIII, Sugiat Santoso.

Dalam sambutannya, Melati mengapresiasi dukungan LPSK, Kantor Wilayah Kemenkumham, Ditjen Imigrasi, dan Ditjen Pemasyarakatan atas terselenggaranya uji publik ini.

“UU Perlindungan Saksi dan Korban merupakan pilar penting dalam menjamin rasa aman dan hak-hak dasar individu dalam proses hukum pidana,” ujarnya.

Melati menyoroti masih lemahnya implementasi UU tersebut, terutama terkait kewenangan LPSK. Ia menilai kebutuhan perlindungan hukum di Bangka Belitung semakin mendesak seiring tingginya angka kejahatan.

RUU ini telah masuk dalam Prolegnas Prioritas 2025. Jika perubahan substansi melebihi 50 persen, maka regulasi tersebut akan dianggap sebagai penggantian UU No. 13 Tahun 2006 dan UU No. 31 Tahun 2014.

Advertisement

Sebelumnya, Komisi XIII telah menggelar rapat dengar pendapat dengan akademisi pada Masa Sidang II, menghasilkan beberapa poin penting, antara lain:

  • Perluasan cakupan tindak pidana, termasuk KDRT, kekerasan seksual, FGM, serta kejahatan lingkungan.
  • Perluasan subjek perlindungan, seperti undercover agent dan individu lain yang rentan.
  • Tambahan hak korban dan saksi, termasuk perlindungan di tempat kerja, Victim Impact Statement, dan pendanaan pemulihan melalui Victim Trust Fund.
  • Penguatan kelembagaan LPSK, termasuk pengelolaan dana korban dan penyediaan rumah tahanan khusus.

Komisi XIII juga telah melakukan kunjungan serupa ke Provinsi Riau dan Kepulauan Riau untuk menjaring masukan daerah.

Melati menekankan pentingnya penguatan perlindungan bagi kelompok rentan seperti anak, perempuan, penyintas kekerasan seksual, dan justice collaborator. Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan Victim Trust Fund sebagai bentuk keberpihakan terhadap korban.

“Kami ingin mendengar langsung masukan dari pihak-pihak yang bersentuhan dengan korban dan saksi, agar revisi undang-undang ini benar-benar mencerminkan kebutuhan dan keberpihakan pada kelompok rentan,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...