Connect with us

Politik

Rani Maulani Berharap Pemilu Kembali Digelar Serentak

Published

on

Fraksi Partai Gerindra di DPRD DKI Jakarta berharap revisi Undang-Undang Pemilu oleh DPR dan pemerintah dapat mengembalikan skema penyelenggaraan pemilu secara serentak.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Maulani, mengatakan bahwa alih-alih membahas perpanjangan masa jabatan kepala daerah atau anggota DPRD sebagai dampak Putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Fraksi Gerindra justru lebih mendukung penyatuan kembali jadwal pemilu nasional dan daerah.

“Karena semangat partai kami adalah semangat kesatuan,” ujar Rani, Senin (7/7/2025).

Sebelumnya, pada 26 Juni 2025, MK mengabulkan gugatan uji materi oleh Perludem terhadap sejumlah pasal dalam UU Pemilu dan UU Pilkada. Putusan itu memerintahkan pemisahan jadwal pemilu nasional dan daerah. Pemilu nasional untuk memilih presiden, wakil presiden, anggota DPR, dan DPD, sedangkan pemilu daerah untuk kepala daerah dan DPRD, diselenggarakan paling cepat dua tahun setelah pemilu nasional.

Dalam pertimbangannya, MK menilai pemilu serentak membuat masyarakat sulit menilai kinerja pemerintahan hasil pemilu nasional. Selain itu, isu pembangunan daerah sering tenggelam di tengah kampanye isu nasional. MK juga menyoroti potensi instabilitas partai karena minimnya waktu mempersiapkan kader antara dua pemilu.

Advertisement

Akibat pemisahan ini, muncul wacana perpanjangan masa jabatan anggota DPRD hasil Pemilu 2024, dari lima tahun hingga tujuh setengah tahun atau sampai 2031. Namun Rani menegaskan, tidak ada kader Gerindra di DPRD DKI yang meminta perpanjangan masa jabatan.

“Kami lebih fokus melanjutkan program kerja di masing-masing dapil. Soal keputusan akhir, kami akan mengikuti arahan DPP,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyebut ada kader DPRD PKB yang menganggap opsi perpanjangan masa jabatan sebagai “bonus”, dan berharap hal itu diakomodasi DPP serta DPR.

Namun, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karyasuda, menilai perpanjangan masa jabatan DPRD menabrak konstitusi, khususnya Pasal 22E ayat (1) UUD 1945 yang mengamanatkan pemilu digelar setiap lima tahun.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...