Connect with us

Pemerintahan

Resmikan 3 KEK di Sulut, Presiden Jokowi Berharap Segera Diikuti Pembangunan Industri Pengolahan

Published

on

Presiden Jokowi meresmikan 3 KEK dan 2 rumah susun mahasiswa, di Bandar Udara Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (1/4) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi meresmikan 3 KEK dan 2 rumah susun mahasiswa, di Bandar Udara Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (1/4) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan 3 (tiga) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yaitu KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, KEK Morotai, dan KEK Bitung, di Bandar Udara Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (1/4) pagi.

Selain ketiga KEK, dalam kesempatan itu Presiden Jokowi secara simbolis juga meresmikan Rumah Susun Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado dan Rumah Susun Mahasiswa Universitas Kristen Tomohon.

Presiden Jokowi berharap dengan telah diresmikannya ketiga KEK itu agar industri pengolahan, industri-industri yang lain, pabrik-pabrik segera buka di kawasan-kawasan tersebut. Sehingga diharapkan terbuka lapangan pekerjaan yang sebanyak-banyaknya.

“Ini sudah mulai. Tadi saya tanya ke Pak Gubernur, yang di Bitung sudah mulai, kemudian juga banyak investor baru yang mengantri di situ. Morotai juga tadi Pak Gubernur Maluku Utara juga sudah menyampaikan sudah dimulai di sana tetapi minta fasilitas bandaranya lebih diperpanjang lagi. Dan di Maloy Batuta juga sama,” kata Presiden.

Advertisement

Agar daya saing (competitiveness) kita bisa bersaing dengan produk-produk yang lain dan lebih efisien, menurut Presiden, selain membangun kawasan-kawasan ekonomi khusus, fasilitas infrastruktur pemerintah juga wajib memenuhi.

Ia menunjuk contoh misalnya kawasan ekonomi khusus di Bitung, nanti selesai jalan tol Bitung – Manado. “Tadi sudah saya cek, sudah delapan puluh persen selesai. Insyaallah nanti September, maksimal Oktober operasional sudah kita resmikan,” ucapnya.

Selain itu, Presiden Jokowi berharap kehadiran tiga KEK itu akan mendorong terjadi pemerataan pembangunan karena di kawasan Timur, di Maluku Utara, di Sulawesi Utara. Jika sebelumnya produk dari daerah sekitar KEK diekspor dalam bentuk barang mentah, diharapkan nantinya akan ada pengolahan industri di dalam negeri. Baik untuk perikanan, tadi ada investor industri pengolahan ikan, Baik nanti kelapa sawitnya, dan juga produk-produk perkebunan yang lain, termasuk di dalamnya pariwisata.

Dengan mengekspor bahan-bahan yang sudah diolah, lanjut Presiden, nantinya akan ada nilai tambah, ada added value yang diharapkan juga memberikan lapangan pekerjaan yang sebanyak-banyaknya kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi menyampaikan penilaiannya, bahwa sudah banyak yang berubah di Kota Manado dan Sulawesi Utara. “Jalan gede-gede semakin banyak, jalannya gede-gede. Penataan kotanya juga saya lihat, khususnya di Manado juga sudah berubah. Dan saya lihat kalau malam ekonomi juga kelihatan berkembang, berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Advertisement

Presiden Jokowi juga menyampaikan keinginannya untuk kembali ke Kota Manado pada bulan September/Oktober mendatang, sekaligus untuk meresmikan jalan tol Manado-Bitung.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menko Perekonomian Darmin  Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey. (RAH/ES)

 

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...