Connect with us

Jabodetabek

Resmikan Masjid Hajah Yuliana Sumbangsi Yendra Fahmi, Jokowi Sempatkan Sholat Sunnah

Published

on

YOGYAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Masjid Hajah Yuliana yang berada di Kampus Terpadu Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah di Padukuhan Gunung Bulu, Kalurahan Argorejo Kapanewon Sedayu, Bantul, Jum’at (10/9).

Masjid tersebut adalah sumbangan pengusaha muda Muhammadiyah, Yendra Fahmi.

Pembangunan masjid tersebut mendapatkan apresiasi dari Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Natsir.

Terlebih bangunan masjid tersebut dibuat dengan nama orangtuanya yang melahirkan dan membesarkan pengusaha muda tersebut.

"Masjid ini didedikasikan untuk orangtuanya," ujarnya

Advertisement

Menurutnya sangat jarang seorang pengusaha muda menyumbangkan dananya cukup besar atas nama orang tuanya.

Ini adalah sesuatu yang langka karena di zaman modern sekarang masih ada anak begitu rupa ingin berbuat baik pada orang tua.

“Fahmi yaitu pengusaha Muhammadiyah, anak muda yang membantu membangun dan atas nama ibundanya sebagai bentuk dari birrul walidain (berbakti kepada orang tua). Nah ini masjid perpaduan antara modern dan klasik,” terang Haedar.

Yendra Fahmi mengatakan, ia sengaja memberi nama masjid yang ia bangun tersebut sama seperti nama ibunya, Hj Yuliana.

Langkah tersebut sebagai bentuk tanda bhakti dirinya kepada orangtua yang telah membimbing dan membesarkannya sehingga menjadi berhasil seperti sekarang ini.

Advertisement

"Itu supaya anak selalu ingat orangtua," tuturnya.

Fahmi mengaku sebelum membangun masjid tersebut ia bertanya terlebih dulu ke mantan ketua PP Muhammadiyah Buya Syafii Ma'arif. Ia bertanya apakah boleh membangun dengan nama orangtuanya.

"Beliau sangat mendukung sekali hingga saya bangun masjid ini," jelasnya.

Dalam kesempatan peresmian tersebut, Presiden Jokowi juga nampak melakukan sholat sunnah takhiyatul masjid.

"Saya mengapresiasi kedatangan pak presiden, sembari beliau melakukan sholat sunnah di masjid ini dan mendoakan ibu saya serta keluarga besar Mulimin,” tambahnya

Advertisement

Untuk konsep bangunan masjid sendiri, Fahmi mengaku menyerahkan sepenuhnya Muhammadiyah.

Namun ia meminta ada perpaduan antara Jawa dan modern supaya tidak menghilangkan kesan Yogyakartanya.

Bangunan masjid yang ia dirikan tersebut mampu menampung jamaah sebanyak 4.000 orang. Bangunan masjid tersebut didirikan dua lantai di mana ada fasilitas untuk penyandang difabel.

Di mana meskipun dua lantai namun penyandang difabel bisa mengakses lantai 2.

"Ada jalur untuk teman-teman difabel hingga lantai 2,"paparnya.

Advertisement

Tidak hahya itu, mesjid juga dilengkapi Perpustakaan yg diberi nama Syaafii Maarif dan Klinik yg diberi nama istrinya Fahmi Suri Meidina atas permintaan Buyah Syaafii.

Diharapkan nantinya bukan sekedar digunakan sebagai tempat ibada tetapi juga sebagai ousat berkegiatan baik literasi maupun pelayanan kesehatan masyarakat

Untuk membangun masjid tersebut, ia harus merogoh kocek hingga Rp 30 miliar. Kendati tidak sedikit namun ia ikhlas karena diharapkan mampu mengharumkan nama orangtuanya.

Harapan lain yang ia sematkan adalah santri-santri di Madrasah Mu'limin itu nanti dapat menjadikannya tauladan. Di mana ketika mereka nanti lulus dan menjadi pemimpin atau pengusaha bisa mendirikan masjid-masjid di tempat lain.

Yendra Fahmi adalah pria asal Padang yang tinggal di Jakarta. Lelaki ini adalah pengusaha batu bara dan juga pemilik dealer mobil Mercedes Benz di Jakarta.(*)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...