Connect with us

Politik

Sabam Rajagukguk: Capaian APBN 2024 Kuat, Tapi Ketimpangan Sektor Harus Diatasi

Published

on

Fraksi Partai Gerindra DPR RI mengapresiasi kinerja pemerintah dalam pengelolaan APBN Tahun Anggaran 2024. Dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-23, Anggota DPR RI, Sabam Rajagukguk menilai stabilitas ekonomi dan fiskal di tengah tahun politik dan transisi pemerintahan merupakan capaian yang layak diapresiasi.

Keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk kesembilan kalinya serta defisit anggaran yang terkendali di angka 2,29% dari PDB disebut sebagai fondasi penting menuju transformasi ekonomi kerakyatan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Capaian ini menjadi landasan fiskal yang kokoh untuk melanjutkan transformasi struktural menuju ekonomi kerakyatan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Sabam, Selasa (8/7/2025).

Fraksi Gerindra juga mencatat capaian ekonomi positif, seperti pertumbuhan ekonomi 5,03%, surplus neraca perdagangan 31,04 miliar dolar AS, dan inflasi rendah 1,57%. Namun, depresiasi Rupiah yang mencapai Rp15.847 per dolar AS menjadi perhatian yang perlu diantisipasi.

Sektor energi juga mendapat sorotan positif, dengan capaian lifting minyak dan gas yang mendukung penerimaan negara. Sementara itu, realisasi belanja negara mencapai Rp3.359,7 triliun atau 100,5% dari target. Meski demikian, Fraksi Gerindra menekankan perlunya efisiensi belanja dan perhatian terhadap turunnya dana transfer ke daerah sebesar 2,03%.

Advertisement

Di sektor pendidikan, Gerindra mendukung keberlanjutan kebijakan mandatory spending dengan realisasi Rp569,1 triliun. Program-program seperti makan bergizi gratis dan Sekolah Rakyat dinilai penting untuk peningkatan kualitas SDM.

Dari sisi penerimaan negara, pertumbuhan sebesar 2,4% menjadi Rp2.850,6 triliun diapresiasi, meski penurunan kontribusi dari SDA perlu direspons dengan perbaikan tata kelola, termasuk melalui BLU Danantara.

Gerindra juga menyoroti menurunnya kontribusi sektor industri pengolahan dan pertanian terhadap PDB serta tingginya jumlah pekerja informal. Isu ini dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan penyediaan lapangan kerja dan ketahanan pangan.

Menanggapi laporan BPK, Fraksi Gerindra mencatat 14 temuan terkait kelemahan pengendalian dan ketidakpatuhan aturan. Pemerintah diminta segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut demi penguatan tata kelola fiskal.

Menutup pandangan, Fraksi Gerindra berharap seluruh catatan ini menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan RUU Pertanggungjawaban APBN 2024, dengan fokus pada penguatan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...