Connect with us

Politik

Kompetensi Perempuan di Ranah Politik Sudah Diperhitungkan

Published

on

BATUSANGKAR (22 Oktober): Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem yang juga Ketua Garnita Malahayati NasDem Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Lisda Hendrajoni meyakini, elektabilitas kaum perempuan di dunia politik sudah terbukti membaik dengan adanya sejumlah perempuan politisi yang saat ini menduduki kursi parlemen, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat.

“Kompetensi kaum perempuan di ranah politik saat ini sudah diperhitungkan. Fraksi Partai NasDem merupakan satu-satunya fraksi di DPR RI yang memenuhi keterwakilan perempuan 32,2 persen yang terdiri 19 perempuan anggota DPR RI dari 59 anggota Fraksi NasDem DPR,” ungkap Lisda saat memberikan sambutan pada pengukuhan sekaligus pelantikan pengurus Garnita Malahayati NasDem Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, di Batusangkar, Tanah Datar, Jumat (20/10).

Lisda juga mengatakan adanya syarat keterwakilan perempuan di parlemen, membuktikan perempuan mendapat kesempatan untuk terjun ke dunia politik.

“Karena ranah politik adalah wadah dalam memperjuangkan hak seluruh masyarakat baik laki-laki dan juga kita kaum perempuan,” ujar Legislator NasDem itu.

Dengan dilantik dan dikukuhkanya kepengurusan Garnita Malahayati NasDem Kabupaten Tanah Datar, Lisda berharap bisa menjadi salah satu terobosan dalam mengembangkan sayap perempuan ke dalam ranah politik.

“Mari bersama kita jadikan momentum ini untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat terutama kaum perempuan khususnya di Kabupaten Tanah Datar,” tegas Legislator NasDem dari Dapil Sumatra Barat I (Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Solok Selatan, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, dan Kota Padangpanjang) itu.

Ketua Garnita Malahayati NasDem Kabupaten Tanah Datar, Gita Riani Bustami menyebut, akan langsung bergerak cepat dalam kepengurusan dan membentuk cabang di kecamatan hingga ke tingkat ranting, sehingga nantinya keberadaan Garnita Malahayati dapat dirasakan kaum perempuan di Tanah Datar.

“Kita akan langsung bergerak cepat, seperti pesan yang disampaikan Kakak Lisda. Pertama tentu kita benahi kepengurusan hingga ke bawah, dan memperluas keanggotaan hingga ke masyarakat,” ungkap Gita Riani Bustami.

(Bee/*)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...