Politik
Bimantoro: Pemulihan Aset Jangan Berhenti di Angka, Publik Harus Tahu Hasilnya
Published
50 menit agoon
Anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono, mendorong Badan Pemulihan Aset (BPA) meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam memulihkan aset negara. Menurutnya, capaian pemulihan aset perlu disampaikan secara rinci agar publik dapat mengetahui hasil kerja lembaga tersebut.
Hal itu disampaikan Bimantoro dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI bersama Kepala BPA beserta jajaran di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Selasa (8/9/2026).
Bimantoro mengatakan, banyak aspirasi dan pertanyaan masyarakat terkait kinerja BPA. Karena itu, ia meminta informasi mengenai capaian pemulihan aset dibuka secara lebih detail, mulai dari asal aset, status penanganan, hingga aset yang berhasil dikembalikan kepada negara.
Pejuang Politik Gerindra itu menyoroti capaian pemulihan aset 2025 yang mencapai Rp19,65 triliun. Menurutnya, angka tersebut perlu disertai penjelasan mengenai sumber pemulihan, aset yang telah dieksekusi, aset yang masih dalam proses, serta tingkat keberhasilan pemulihan atau recovery rate.
“Jangan hanya melihat angka agregat yang besar. Kami ingin mengetahui secara detail sumber pemulihannya, berapa aset yang berhasil dieksekusi, berapa yang masih outstanding dan bagaimana tingkat keberhasilan asset recovery-nya,” tegas Bimantoro.
Ia juga meminta BPA menyajikan perbandingan antara nilai aset berdasarkan hasil penilaian (appraisal), nilai dalam putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, hingga nilai akhir yang berhasil diterima negara. Data tersebut dinilai penting untuk mengukur efektivitas pemulihan aset.
Selain itu, Bimantoro mendorong BPA menyampaikan laporan mengenai 10 penanganan aset terbesar sebagai bahan evaluasi sekaligus memperkuat fungsi pengawasan Komisi III DPR RI.
Bimantoro mengapresiasi pengembangan dashboard digital BPA untuk meningkatkan keterbukaan informasi. Namun, ia meminta sistem tersebut dilengkapi data yang lebih komprehensif, seperti jenis dan posisi aset, status hukum, nilai appraisal, kendala penanganan, jadwal lelang, hingga hasil penjualan.
“Masyarakat saat ini sudah sangat cerdas dan membutuhkan keterbukaan informasi. Kalau Badan Pemulihan Aset mampu menunjukkan kinerjanya dengan baik melalui sistem digital, maka tunjukkan kepada publik,” ujarnya.
Menurut Bimantoro, transparansi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan aset yang telah dikuasai negara dapat dipulihkan dan dimanfaatkan secara optimal.
“Jangan sampai Badan Pemulihan Aset hanya menjadi gudang aset saja, tetapi recovery-nya tidak maksimal dan transparansinya tidak bisa dijelaskan kepada publik. Kami berharap ada terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.
Bimantoro: Pemulihan Aset Jangan Berhenti di Angka, Publik Harus Tahu Hasilnya
Jurnalis Belum Ditemukan, Dasco: DPR Terus Pantau Upaya Pencarian
SNI Jadi Kunci Daya Saing, Rahayu Saraswati Tekankan Perlindungan Industri dan Investasi
Buka Rakernas AKSI, Sufmi Dasco Tegaskan Desa Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Dasco Tampung Usulan Kepala Desa AMJ 2027 Terkait Pilkades
Bambang Haryo Dorong Industri EV Disebar ke Sumatera untuk Tekan Risiko Distribusi Laut
Annisa Mahesa Salurkan Motor Sampah untuk Dukung Kebersihan Lingkungan di Serang
Gerindra Lampung Bagikan 15.000 Masker untuk Warga Terdampak Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

