Connect with us

Politik

Rapat Perdana Pansus Pendidikan Bahas Pemerataan Pendidikan hingga Kesejahteraan Guru

Published

on

JAKARTA (10 April): Panitia Khusus (Pansus) Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat perdana di Kantor DPRD Provinsi DKI Jakarta, Rabu (9/4/2025). Rapat ini menjadi langkah awal dalam upaya menyusun regulasi yang mampu memperbaiki sistem pendidikan di Jakarta.

Anggota Pansus Pendidikan DKI Jakarta, Imamuddin yang juga Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai NasDem mengatakan rapat tersebut membahas mengenai sistem pendidikan ke depan.

Dalam rapat tersebut, lanjut dia, Pansus menyoroti berbagai tantangan utama sektor pendidikan, salah satunya ketimpangan akses pendidikan antara masyarakat mampu dan kurang mampu.

Menurut Ketua DPD Partai NasDem Jakarta Utara itu, hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat kurang mampu yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan yang setara.

“Setelah kita turun ke lapangan, kita menemukan masyarakat kurang mampu ingin memiliki pendidikan setara dengan yang mampu. Kita mau kedepannya pendidikan itu semua harus rata, karena baik yang mampu atau tidak mampu itu harus mendapatkan pendidikan yang setara,” jelas Imamuddin.

Advertisement

Selain itu, Pansus juga mencatat pentingnya perhatian terhadap isu kekerasan di sekolah, termasuk bullying dan kasus asusila yang melibatkan anak-anak di bawah umur.

“Ya, kita harus perhatikan khusus soal itu. Kadang-kadang dalam waktu dekat sudah terjadi dan terjadi lagi. Ini harus kita pantau khusus soal bullying, ini harus jadi perhatian khusus sehingga ada waktu untuk kita bisa mengatasi itu semua,” tambah Imamuddin.

Masalah kesejahteraan guru, terutama guru swasta juga menjadi salah satu fokus pembahasan. Para anggota pansus sepakat bahwa guru yang sejahtera akan lebih semangat dalam mengajar, sehingga kualitas pendidikan dapat meningkat.

“Ini juga jadi catatan kita di pendidikan karena bagaimana mau mengajar semangat jika semua guru ini kurang dalam pendapatannya atau lain-lainnya. Itu harus kita perhatikan sehingga kita bisa menjadikan guru-guru ini jauh lebih semangat dalam mengajar,” jelasnya.

Pansus yang akan bekerja selama 90 hari ke depan ini menargetkan dapat merumuskan Peraturan Daerah (Perda) yang mampu memberikan dampak positif, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah, untuk memperoleh akses pendidikan yang lebih baik dan merata.

Advertisement

“Pansus waktunya cukup sempit, 90 hari ke depan. Tapi saya yakin dengan semangat teman-teman anggota maupun pimpinan akan menghasilkan Perda yang bisa memeringankan khususnya masyarakat menengah ke bawah,” imbuhnya.

(FM/WH/AS)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...