Connect with us

Politik

DPRD DKI Susun Aturan Kawasan Tanpa Rokok, Beri Perlindungan Hak Kesehatan Warga Jakarta

Published

on

JAKARTA (10 April): DPRD Provinsi DKI Jakarta mulai merumuskan regulasi terkait kawasan bebas asap rokok. Rapat Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) perdana digelar di Jakarta, Rabu (9/4/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin.

Anggota Pansus KTR Raden Gusti Arief menyatakan bahwa pembentukan pansus merupakan wujud tanggung jawab moral dan politik DPRD dalam menjaga hak kesehatan warga Jakarta.

“Pembentukan Pansus ini menjadi langkah awal yang baik untuk merumuskan kebijakan yang berpihak pada kesehatan masyarakat,” ujar Gusti Arief di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta itu menyoroti tingginya prevalensi perokok di Jakarta yang mencapai 22,6% untuk kelompok usia di atas 15 tahun. Menurutnya, regulasi ini diharapkan mampu menekan angka perokok sekaligus memberikan perlindungan terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Harapannya, dengan pansus ini, angka perokok di Jakarta bisa berkurang. Kita juga ingin melindungi mereka yang terpapar asap rokok secara pasif. Ini soal hak asasi manusia, semua berhak atas udara dan lingkungan yang sehat,” tegasnya.

Advertisement

Lebih lanjut, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu juga menyoroti mulai meningkatnya kebiasaan merokok di usia muda.

“Kita lihat usia 15 tahun di Jakarta sudah mulai merokok. Ini sangat memprihatinkan. Kita ingin mencegah ini sedini mungkin,” katanya.

Pansus diharapkan dapat menghasilkan aturan yang tidak hanya membatasi, tetapi juga mengakomodasi semua pihak secara adil.

“Bagi yang merokok, tetap kita akomodasi dengan menetapkan kawasan mana yang boleh dan tidak boleh. Intinya, kita ingin membangun harmoni tanpa saling mengganggu,” jelasnya.

Gusti Arief juga mengungkapkan bahwa hingga kini DKI Jakarta belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) khusus mengenai Kawasan Tanpa Rokok, sementara itu beberapa provinsi lain sudah lebih dahulu memilikinya.

Advertisement

“Jakarta belum punya Perda tentang kawasan tanpa rokok. Ini menjadi catatan penting. Sebagai barometer nasional, Jakarta seharusnya lebih maju dalam hal ini. Mudah-mudahan Pansus ini segera bisa merampungkan Raperda dan mewujudkan Jakarta yang lebih sehat dan ramah bagi semua,” tutup Gusti.

(FM/WH/AS)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...