Politik
Presiden Prabowo: Makan Bergizi Gratis Investasi Besar untuk Masa Depan Generasi Indonesia
Published
3 bulan agoon
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara “Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition” di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).
Menurut Presiden, Program MBG berangkat dari kenyataan bahwa masih banyak anak Indonesia yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan dan belum mendapatkan asupan gizi yang memadai.
“Makan Bergizi Gratis ini konsepnya sangat sederhana. Kita menemukan masih ada anak-anak yang berangkat ke sekolah tanpa makan pagi, bahkan jarang mendapatkan makanan bergizi di rumah,” ujar Presiden.
Prabowo menjelaskan, kekurangan gizi pada anak dapat berdampak serius terhadap tumbuh kembang, termasuk perkembangan otak, otot, dan tulang. Kondisi tersebut pada akhirnya mempengaruhi kemampuan anak untuk belajar, bekerja, dan meraih potensi terbaiknya di masa depan.
“Kita masih menemukan daerah-daerah dengan angka kekurangan gizi yang tinggi. Akibatnya terjadi stunting dan perkembangan anak tidak optimal,” katanya.
Karena itu, Presiden menilai keberadaan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Program MBG sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas generasi penerus bangsa. Ia juga menekankan bahwa banyak negara maju telah menerapkan program serupa sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Program ini sangat penting. Kalau berhasil, dampaknya akan sangat besar bagi kemajuan ekonomi kita,” tegas Presiden.
Selain meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan, Program MBG diyakini akan memberikan efek berganda bagi perekonomian desa. Operasional dapur-dapur MBG akan menyerap hasil pertanian dan produk lokal, sehingga meningkatkan pendapatan petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil.
“Kalau program ini berjalan dengan baik, ekonomi desa akan hidup. Petani mendapat kepastian pasar, hasil produksinya terserap, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ucapnya.
Presiden Prabowo optimistis Program MBG akan menjadi salah satu program transformasi terbesar di Indonesia. Saat mencapai puncak pelaksanaan, program ini diproyeksikan mampu menjangkau 83 hingga 85 juta penerima manfaat, didukung sekitar 30 ribu dapur yang beroperasi di seluruh Indonesia.
Selain itu, program tersebut diperkirakan dapat menciptakan hingga 3 juta lapangan kerja, baik pekerjaan formal maupun peluang ekonomi baru di pedesaan.
“Saya yakin dan saya percaya program ini akan berhasil. Manfaatnya akan sangat besar bagi rakyat dan masa depan bangsa Indonesia,” tandas Presiden.
Menhan Sjafrie Hadiri Rapat Paripurna DPR RI, Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Disetujui
Hari Keempat Pembinaan KKRI, Kadet Perkuat Nilai Sejarah, Ideologi, dan Kecakapan Digital
Kemhan dan TNI Perkuat Respons Bencana, dari Erupsi, Gempa NTT Hingga Karhutla
Sumur Mulai Mengering, Rocky Candra Bergerak Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Tangkit
23 Rumah Terbakar, Gerindra Makassar Bergerak Bantu Warga Asrama Kodam Mattoanging
Peduli Korban Kebakaran, DPC Gerindra Badung Turun Langsung Salurkan Bantuan
Baleg Kebut RUU Reforma Agraria, Bob Hasan Targetkan Rampung Sebelum Hari Tani
Sri Meliyana Ingatkan Peserta JKN Aktif Cek Status Kepesertaan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

