Politik
Darori Minta Tata Kelola Kawasan Hutan Diperketat, Ungkap Puluhan Perusahaan Belum Berizin
Published
4 minggu agoon
Anggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipuro, mengungkap temuan penggunaan kawasan hutan tanpa izin di Jawa Barat yang dilakukan oleh puluhan perusahaan. Temuan tersebut menjadi perhatian Panitia Kerja (Panja) Alih Fungsi Lahan Komisi IV DPR RI dalam upaya memperkuat tata kelola kawasan hutan dan mencegah kerusakan lingkungan.
“Hasil investigasi kami di Komisi IV menunjukkan bahwa di Jawa Barat terdapat 33 perusahaan yang menggunakan kawasan hutan seluas sekitar 600 ribu hektare tanpa izin,” ujar Darori saat pertemuan Panja Alih Fungsi Lahan Komisi IV DPR RI di Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/6/2026).
Menurut Darori, penggunaan kawasan hutan tanpa izin tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi merusak fungsi hutan sebagai daerah resapan air dan penyangga lingkungan. Karena itu, ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menghentikan pemberian izin tambang baru.
“Gubernur Jawa Barat sudah melarang adanya tambang-tambang baru. Alhamdulillah, ini salah satu langkah positif untuk membantu menyelesaikan persoalan kawasan hutan di Jawa Barat dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan,” katanya.
Selain itu, Darori juga menyoroti masih maraknya perburuan satwa liar yang mengancam kelestarian keanekaragaman hayati. Menurutnya, penguatan penegakan hukum melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelaku.
“Kalau dulu sanksinya relatif ringan, sekarang membunuh satwa yang dilindungi dapat dipidana hingga lima tahun. Dengan aturan yang lebih kuat ini, kami berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga satwa dan kawasan konservasi juga semakin meningkat,” jelas Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Lebih lanjut, Darori mengungkapkan Komisi IV DPR RI tengah mendorong perubahan mekanisme penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan. Skema pinjam pakai diusulkan diubah menjadi sewa pakai agar pengguna kawasan hutan memiliki tanggung jawab yang lebih jelas terhadap pemulihan lingkungan.
“Ke depan, pinjam pakai akan diubah menjadi sewa pakai yang diatur melalui peraturan pemerintah. Dana dari sewa pakai nantinya digunakan khusus untuk rehabilitasi kawasan hutan, sehingga setelah dimanfaatkan tetap ada kewajiban melakukan pemulihan lingkungan,” ucapnya.
Selain itu, Komisi IV DPR RI juga mendorong penyempurnaan mekanisme tukar-menukar kawasan hutan. Jika selama ini mengacu pada luas lahan, ke depan mekanisme tersebut diharapkan mempertimbangkan nilai ekonomi kawasan agar dapat mendukung pengadaan lahan pengganti sekaligus memperkuat program rehabilitasi hutan secara lebih optimal.
Wakili Menhan RI, Irjen Kemhan Hadiri Farnborough International Airshow 2026 di Inggris Raya
Obon Tabroni Minta Data BPJS Kesehatan Dicocokkan dengan Kondisi Riil di Daerah
Obon Tabroni Desak BGN Percepat Pembangunan Dapur MBG di Luar Jawa
Putih Sari Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Peserta
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Cadangan BBM demi Wujudkan Swasembada Energi
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Pengawasan Internal Penegak Hukum
Titiek Soeharto: Tambang Emas Harus Hadirkan Kesejahteraan bagi Masyarakat Banyuwangi
Danang Wicaksana Tegaskan DPR Akan Awasi Layanan Penyeberangan 3T di NTT
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

