Politik
Komisi IV DPR Setujui Anggaran KKP 2027 Naik Jadi Rp15,6 Triliun, Titiek Soeharto: Demi Perkuat Sektor Kelautan
Published
2 bulan agoon
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengungkapkan bahwa Komisi IV DPR RI telah menyetujui pagu indikatif anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp15,6 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan alokasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp 13 triliun.
Pernyataan tersebut disampaikan Titiek saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kamis (2/7/2026).
“Dukungan Komisi IV DPR RI terlihat dari meningkatnya anggaran KKP. Pada Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 13 triliun, dan untuk Tahun Anggaran 2027 Komisi IV DPR RI menyetujui pagu indikatif KKP sebesar Rp15,6 triliun,” ujar Titiek.
Selain memberikan dukungan anggaran, Komisi IV DPR RI juga terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan melalui berbagai regulasi. Di antaranya Undang-Undang Perikanan, Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam, Undang-Undang Kelautan, serta Undang-Undang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.
Menurut Srikandi Gerindra itu, regulasi tersebut menjadi landasan penting untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan, serta keberpihakan kepada nelayan, pembudidaya ikan, petambak garam, dan seluruh pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.
“Regulasi ini penting untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan, dan keberpihakan kepada nelayan, pembudidaya ikan, petambak garam, serta pelaku usaha kelautan dan perikanan,” katanya.
Titiek menjelaskan, berbagai program prioritas juga terus diperkuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Program tersebut meliputi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, modernisasi armada perikanan, penguatan sarana produksi, pengolahan hasil perikanan, pemasaran, hingga penguatan kelembagaan ekonomi nelayan.
Sementara itu, kawasan tambak dan pesisir didorong melalui revitalisasi tambak budidaya di Pantai Utara Jawa, pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi, serta percepatan pengembangan sentra industri garam nasional.
Ia menegaskan, pemerataan pembangunan juga menyasar daerah yang tidak memiliki wilayah pantai melalui berbagai program budidaya ikan darat. Salah satunya adalah bantuan bioflok dan pengembangan tambak sebagai bagian dari program tematik KKP.
“Daerah-daerah yang tidak memiliki pantai tentu tetap kami dukung melalui program-program kementerian, seperti bantuan bioflok, tambak, dan program tematik lainnya,” jelasnya.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Komisi IV DPR RI juga terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan di lapangan. Salah satunya adalah penanganan pagar laut di perairan Kabupaten Tangerang agar akses melaut bagi nelayan kembali terbuka.
Selain itu, Komisi IV turut mengawal pembenahan tata kelola Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angke, mulai dari penataan kapal, peningkatan pelayanan, hingga kelancaran aktivitas bongkar muat.
Titiek juga menyoroti perkembangan positif di Pelabuhan Muara Baru setelah kunjungan bersama KKP. Menurutnya, berbagai persoalan yang sebelumnya menyebabkan kepadatan kapal kini mulai teratasi dan manfaatnya telah dirasakan para nelayan.
“Setelah kami bersama Kementerian datang ke Muara Baru, alhamdulillah persoalan yang ada mulai terurai dan para nelayan sudah mulai merasakan manfaatnya,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Titiek mengajak seluruh kepala daerah yang menerima program Kampung Nelayan Merah Putih untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan infrastruktur yang telah dibangun agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, Komisi IV DPR RI telah melihat secara langsung sejumlah Kampung Nelayan Merah Putih yang berkembang dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat pesisir.
Menhan Sjafrie Hadiri Rapat Paripurna DPR RI, Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Disetujui
Hari Keempat Pembinaan KKRI, Kadet Perkuat Nilai Sejarah, Ideologi, dan Kecakapan Digital
Kemhan dan TNI Perkuat Respons Bencana, dari Erupsi, Gempa NTT Hingga Karhutla
Sumur Mulai Mengering, Rocky Candra Bergerak Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Tangkit
23 Rumah Terbakar, Gerindra Makassar Bergerak Bantu Warga Asrama Kodam Mattoanging
Peduli Korban Kebakaran, DPC Gerindra Badung Turun Langsung Salurkan Bantuan
Baleg Kebut RUU Reforma Agraria, Bob Hasan Targetkan Rampung Sebelum Hari Tani
Sri Meliyana Ingatkan Peserta JKN Aktif Cek Status Kepesertaan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

