Politik
Endang Setyawati Dorong Kolaborasi Kelola Hutan Muka Kuning demi Perkuat Konservasi dan Ekowisata Batam
Published
11 jam agoon
Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong pengelolaan kawasan Taman Wisata Hutan Muka Kuning di Batam dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan Kementerian Kehutanan, Badan Pengusahaan (BP) Batam, pihak swasta, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk mengatasi tumpang tindih kewenangan sekaligus menjaga kelestarian kawasan yang menjadi paru-paru Kota Batam.
Hal itu disampaikan Endang saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI di Taman Wisata Alam Panbil Nature Reserve, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026).
Srikandi Fraksi Partai Gerindra tersebut menjelaskan, kawasan konservasi saat ini menghadapi persoalan tata kelola akibat tumpang tindih antara kawasan hijau konservasi dan wilayah kelola BP Batam. Kondisi tersebut dinilai memicu berbagai persoalan, mulai dari perambahan hingga konflik perizinan.
“Jadi permasalahannya adalah hijau konservasi dan biru BP Batam, dan ini harus kita evaluasi. Karena sebetulnya bagus ini sebagai paru-paru Batam. Seperti halnya Kebun Raya Bogor. Cuma sayangnya akar permasalahannya itu ekologinya, jadi banyaknya perambahan dan ada konflik swasta. Jadi konflik swasta ini karena izin-izin belum keluar,” ujar Endang.
Selain persoalan tata kelola, Endang juga menyoroti minimnya keterlibatan masyarakat sekitar dalam pengembangan kawasan. Menurutnya, partisipasi warga sangat penting agar kawasan wisata edukasi tersebut dapat berkembang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kemudian dari aspek sosial ini belum ada keterlibatan warga setempat. Nah ini yang sangat disayangkan. Kemudian brand image dari Taman Wisata Edukasi ini belum disosialisasikan dengan baik,” lanjutnya.
Karena itu, Endang mendorong penyusunan model pengelolaan ekowisata yang terintegrasi dengan mengedepankan konsep konservasi dan edukasi melalui kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
“Jadi fokusnya sebagai ekowisata dan ekoedukasi seharusnya dikembangkan bersama-sama antara Kementerian Kehutanan, masyarakat, dan swasta dilibatkan,” jelasnya.
Di sisi lain, Endang juga mengevaluasi kebijakan tarif masuk kawasan yang dinilai belum optimal. Menurutnya, tarif yang terlalu rendah belum mampu mendukung pembiayaan konservasi maupun meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Kemudian tadi ada usul untuk tidak dipungut biaya. Karena ternyata dengan biaya yang sangat rendah yaitu Rp5.000 sampai Rp10.000 bagi wisatawan lokal itu sangat merugikan. Jadi PNBP-nya hanya diterima Rp100 juta. Nah ini kan sangat merugikan,” pungkasnya.
Endang berharap evaluasi tata kelola kawasan dapat segera dilakukan agar Taman Wisata Hutan Muka Kuning berkembang sebagai destinasi ekowisata dan edukasi yang berkelanjutan, sekaligus mampu menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Obon Tabroni Minta Data BPJS Kesehatan Dicocokkan dengan Kondisi Riil di Daerah
Obon Tabroni Desak BGN Percepat Pembangunan Dapur MBG di Luar Jawa
Putih Sari Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Peserta
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Cadangan BBM demi Wujudkan Swasembada Energi
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Pengawasan Internal Penegak Hukum
Titiek Soeharto: Tambang Emas Harus Hadirkan Kesejahteraan bagi Masyarakat Banyuwangi
Danang Wicaksana Tegaskan DPR Akan Awasi Layanan Penyeberangan 3T di NTT
Komisi IV DPR Akan Panggil PT BSI, Titiek Soeharto: Tambang Harus Sejahterakan Masyarakat
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

